Jawa Timur

Rektor Undana Teken Deklarasi Nasional, Siap Gerakkan Pemberdayaan Masyarakat di Timur Indonesia

 

BeritaNasional.ID, SURABAYA — Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Maxs Sanam, hadir dan turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat yang digelar di Grha Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan melibatkan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia.

Rakornas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat. Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Deklarasi Rektor Perguruan Tinggi Indonesia yang dibacakan oleh Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Prof. Edward Wolok, Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Deklarasi ini menegaskan komitmen seluruh perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara ini juga dihadiri Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang menekankan pentingnya kolaborasi strategis dunia akademik dan pemerintah untuk menciptakan program pemberdayaan berkelanjutan.

“Kita masih menghadapi tantangan besar. Kesenjangan pembangunan, pendidikan, dan angka kemiskinan yang masih tinggi harus kita jawab dengan kerja sama luar biasa. Target kita, kemiskinan menjadi nol persen pada 2026,” tegas Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin.

Data yang disampaikan Menko PM menunjukkan kemiskinan nasional masih di angka 8 persen, dengan kemiskinan ekstrem mencapai 3,1 juta jiwa. Karena itu, peran perguruan tinggi sangat diharapkan untuk menciptakan inovasi dan terobosan nyata.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Undana, Prof. Maxs Sanam, menyampaikan komitmennya bahwa Undana siap berkontribusi aktif, khususnya di kawasan timur Indonesia.

“Perguruan tinggi bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga motor penggerak perubahan. Undana akan terus menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Rakornas juga merumuskan rencana aksi konkret pengabdian masyarakat yang terarah dan terukur, sebagaimana disampaikan Rektor Unesa sekaligus Ketua Forum Rektor Indonesia, Prof. Nurhasan.

“Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi. Harus ada desain program pengabdian yang jelas dan benar-benar berdampak,” tegasnya.

Dengan penandatanganan deklarasi ini, seluruh perguruan tinggi Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat, demi mewujudkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan.*

(Alberto)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button