SumateraSumatera Utara

Ketua TP PKK Karo Tinjau Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Dua Desa Percontohan

BeritaNasional.ID KABANJAHE, SUMUT    — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karo, Ny. Roswitha Antonius Ginting, meninjau pelaksanaan Lomba Desa Percontohan Pelaksana 10 Program Pokok PKK Tahun 2025 di Desa Deram dan Desa Temburun, Senin (3/11/2025). Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ini dilaksanakan untuk melihat langsung progres program PKK di tingkat desa.

Dalam arahannya, Roswitha menegaskan bahwa monev tidak hanya memeriksa administrasi, tetapi juga menilai secara komprehensif implementasi program PKK yang berdampak pada kesejahteraan keluarga dan kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap inisiatif PKK memberikan dampak nyata dan tepat sasaran bagi peningkatan kesejahteraan keluarga serta kesehatan masyarakat di Kabupaten Karo,” ujarnya.

Ketua TP PKK bersama jajaran diterima Camat Merdeka, Elsa Maria Br. Surbakti,  Kepala Desa Deram, Jusup Surbakti, serta pengurus PKK desa. Ia berharap kegiatan Desa Percontohan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyusun program PKK yang lebih tepat guna dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Setelah meninjau Desa Deram, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Temburun di Kecamatan Tiganderket. Kehadiran Ketua TP PKK disambut Plt. Camat Tiganderket, Terbit Singarimbun, Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Desa Temburun Ahmad Syahruddin Singarimbun, serta pengurus PKK desa.

Dalam kunjungan tersebut, Roswitha mengapresiasi Desa Temburun yang dinilai mampu menerapkan 10 Program Pokok PKK dengan baik, termasuk pemanfaatan pekarangan rumah menjadi lahan produktif.

“PKK harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Program yang dijalankan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan keluarga,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa PKK merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Karo dalam mewujudkan pembangunan daerah yang unggul, berbudaya, sejahtera, dan berkelanjutan.
(Kiel/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button