DaerahHeadlineJawa TimurNasionalRagamSitubondo

Situbondo Kembali Raih WTP Dari BPK, Torehkan Rekor 10 Kali Berturut-turut

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Pemerintah Kabupaten Situbondo kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Jumat (29/5/2026).

Capaian ini menjadi yang ke-11 kalinya bagi Pemkab Situbondo menerima opini tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut. Lebih istimewa lagi, penghargaan WTP ini berhasil diraih selama 10 tahun berturut-turut, menandakan konsistensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah didanpingi Ketua DPRD Situbondo Mahbub Junaidi, mengatakan bahwa raihan opini WTP merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Capaian opini WTP ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujar Ulfiyah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta pihak terkait yang telah bekerja keras menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi solid antara pemerintah daerah dan DPRD Situbondo dalam memastikan setiap proses administrasi dan keuangan berjalan sesuai aturan.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemkab Situbondo dan kolaborasi dengan DPRD Situbondo. Semoga peraihan WTP ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan tata kelola keuangan pemerintahan yang baik,” katanya.

Lebih lanjut, Ulfiyah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Situbondo akan terus menjaga konsistensi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Capaian ini membuktikan bahwa seluruh stakeholder di jajaran Pemerintah Kabupaten Situbondo bekerja keras, tertib administrasi, dan memiliki semangat dalam pengelolaan keuangan daerah,” pungkasnya.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button