Kapolres Dukung NU dalam Menjaga Persatuan dan Membangun Bondowoso

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – PCNU Bondowoso menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) XXIV di Pondok Pesantren Nurul Ulum, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Minggu (31/5/2026).
Konferensi adalah forum permusyawaratan tertinggi di tingkat Cabang Nahdlatul Ulama. Hadir dalam Konfremsi Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., bersama jajaran pejabat utama Polres Bondowoso.
Kehadiran orang nomor 1 di Polres Bondowoso ini sebagai bentuk dukungan terhadap peran strategis organisasi keagamaan, hususnya NU, dalam menjaga persatuan dan membangun daerah di Bondowoso.
Konfercab XXIV PCNU Bondowoso kali ini mengusung tema “Menguatkan Jami’iyah, Merawat Jama’ah untuk Bondowoso Maslahat”. Forum ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan, sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet pengabdian kepada masyarakat.
Hadir dalam Konfrensi, Khatib PWNU Jawa Timur Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Sekretaris Syuriah PWNU, Ir. H. M. Faqih, MSA., Ph.D., Bupati Bondowoso Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag.
Kemudian Wakil Bupati Lora As’ad Yahya Syafei, S.E., Ketua DPRD H. Ahmad Dhafir, jajaran Forkopimda, para ulama, tokoh agama, dan Pengurus Rantin serta MWC NU se-Kabupaten Bondowoso.
Ketua Tanfidziyah PCNU Bondowoso KH. Abdul Qadir Syam dalam sambutannya mengatakan, perjuangan Nahdlatul Ulama dilandasi semangat pengabdian, keikhlasan, dan gotong royong demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Ketua Rois Syuriyah PCNU Bondowoso Drs. KH. Muhammad Junaidi Mu’thi mengajak seluruh peserta konferensi untuk mengedepankan musyawarah dan menjaga ukhuwah demi memperkuat soliditas organisasi.
PWNU Jawa Timur Dr. KH. Ahsanul Haq menyampaikan bahwa Konfercab memiliki nilai strategis dalam menentukan arah organisasi ke depan. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan konferensi yang sesuai aturan, transparan, dan demokratis dengan mengutamakan kepentingan jam’iyah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. (Syamsul Arifin/Bernas)



