Bupati Lumajang Soroti Lambannya Administrasi di Dinas Pendidikan

BeritaNasional.ID LUMAJANG JATIM- Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Lumajang jadi sorotan Bupati pasalnya dalam segi administrasi terkenal lemot (red;lamban) sehingga sering terjadi keterlambatan dalam pencairan dana BOS dan honor Non NIP.
Kritikan tersebut di sampaikan Bupati Lumajang Ir.Hj. Indah Amperawati M.SI pada saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 163 pejabat fungsional diantaranya 159 guru ahli menjabat sebagai kepala sekolah di pendopo Arya Wiraraja Kamis (11/06/2026).
“Dinas pendidikan kalau soal administrasi terkenal lemot,” ungkapnya
Bunda Indah menyampaikan kritiknya merujuk pada data laporan keuangan daerah. Menurutnya, keterlambatan Dinas Pendidikan dalam menyampaikan laporan keuangan menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki.
“Laporan keuangan daerah itu yang selalu terlambat selalu dinas pendidikan,” jelasnya
Bupati juga mengungkapkan hingga saat ini masih saja mendapat laporan dari sekolah-sekolah tentang lambatnya pencairan dana BOS dan Pencairan honor Non NIP guru.
“Sampai saya itu masih sering saja sekolah sekolah wa kepada saya Bunda BOS Belum cair, Bunda honor non NIP belum cair,” ungkapnya lagi.

Di ungkapkan lebih jauh masih menurut Bupati pada waktu dirinya cek ke dinas pendidikan saat dirinya menjadi staf BAPEDA selalu dinas pendidikan yang terlambat dalam penyelesaian administrasi.
“saya cek ke dinas pendidikan mulai saya kerja jadi staf di BAPEDA sampai jadi Bupati kog mesti ya tidak ada perubahan ternyata ya itu tadi penyelesaian administrasinya lambat,” lanjutnya
Maka dari itu, Bupati mengatakan kepada Sekretaris Daerah dan kepala dinas pendidikan dalam pengajuan ke BPKD tentang pencairan keuangan di sekolah tidak boleh menunggu semua selesai.
“Siapa yang selesai dulu ajukan, yang telat ya resiko telat begitu, janjian ya sekolah sekolah, siapa cepat dialah yang mendapatkan pengajuan cepat,” pungkasnya
(rochim/bernas)



