Nusa Tenggara Barat

Perkuat Pembangunan Desa, IAKN Kupang Terjunkan 116 Mahasiswa KKN ke Kolbano

 

BeritaNasional.ID, SO’E — Sebanyak 116 mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi memulai pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Para mahasiswa tersebut secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan Kolbano dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Kantor Camat Kolbano, Senin (6/7/2026).

Penyerahan mahasiswa KKN berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan masyarakat melalui pengabdian berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara dihadiri oleh Rektor IAKN Kupang, I Made Suardana, Camat Kolbano Dominggus Boimau, para dosen pendamping lapangan, jajaran Pemerintah Kecamatan Kolbano, serta perwakilan pemerintah desa yang akan menjadi lokasi pelaksanaan KKN.

Sebanyak 116 mahasiswa selanjutnya akan ditempatkan di 12 desa yang tersebar di Kecamatan Kolbano.

Selama dua bulan ke depan, mereka akan melaksanakan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi desa, mulai dari bidang pendidikan, sosial, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi lokal.

Rektor IAKN Kupang, I Made Suardana, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Kolbano beserta seluruh pemerintah desa yang telah menerima mahasiswa untuk melaksanakan KKN.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kecamatan dan seluruh pemerintah desa yang telah menerima mahasiswa kami. Kami berharap adanya kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan mahasiswa sehingga seluruh program kerja dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rektor, program KKN merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang tidak hanya menguji kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan beradaptasi dengan kehidupan masyarakat.

Rektor juga mengingatkan para mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, menghormati adat istiadat setempat, membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi desa.

“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang belajar yang sesungguhnya. Mahasiswa harus mampu hadir sebagai mitra masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, kemudian bersama-sama mencari solusi yang bermanfaat,” pesannya.

Sementara itu, Camat Kolbano, Dominggus Boimau, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan IAKN Kupang kepada Kecamatan Kolbano sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa menjadi energi baru dalam mendukung pembangunan desa melalui berbagai program pemberdayaan.

“Kami menyambut dengan sukacita kehadiran mahasiswa KKN IAKN Kupang di Kecamatan Kolbano. Kami berharap selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang bermanfaat serta meninggalkan kesan dan karya yang baik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dominggus berharap mahasiswa dapat menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun seluruh warga sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia berkomitmen, program KKN ini mampu menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan berbasis potensi lokal.

Selain menjadi sarana pembelajaran di luar kampus, kehadiran mahasiswa juga diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta melahirkan berbagai inovasi yang relevan dengan kebutuhan desa.*

Alberto/Bernas

Lihat Selengkapnya
Back to top button