Badan Penghubung Sulbar Ikuti Pembahasan Target PAD 2027, Komitmen Tingkatkan Kemandirian Fiskal Daerah

BeritaNasional.ID JAKARTA–Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Pembahasan Penentuan Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2027 yang diselenggarakan oleh DPRD Provinsi Sulawesi Barat melalui Zoom Meeting, Rabu 22 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyusunan target pendapatan daerah yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil pendapatan guna mendukung penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Pembahasan target PAD menjadi agenda strategis DPRD Sulbar bersama perangkat daerah untuk menyelaraskan target pendapatan dengan potensi riil yang dimiliki masing-masing OPD.
Dalam rapat tersebut, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan proyeksi potensi penerimaan daerah yang bersumber dari retribusi pemanfaatan aset daerah serta berbagai upaya optimalisasi pendapatan yang dapat dilakukan pada tahun anggaran mendatang. Selain itu, turut dibahas strategi peningkatan efektivitas pengelolaan aset dan pelayanan yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi antara DPRD dan perangkat daerah dalam merumuskan target pendapatan yang realistis, terukur, dan sesuai dengan kondisi serta potensi daerah. Melalui pembahasan tersebut diharapkan target PAD Tahun Anggaran 2027 dapat menjadi dasar yang kuat dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili Kasubid Sarana dan Pelayanan Nuraeni, menyampaikan bahwa partisipasi aktif dalam pembahasan target PAD merupakan bentuk komitmen Badan Penghubung dalam mendukung peningkatan kapasitas fiskal daerah.
”Badan Penghubung Daerah terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan aset dan pelayanan yang menjadi kewenangan kami agar dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah. Sinergi antara DPRD dan seluruh OPD menjadi kunci dalam menetapkan target PAD yang realistis sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Keikutsertaan Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat dalam rapat ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah.



