Jejak Ulama dan Keteladanan Rasul, Bupati Polman Ziarah dan Hadiri Maulid di Pulau Salama

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR-Bupati Polewali Mandar (Polman) H. Samsul Mahmud menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Salama, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (21/9/2026).
Kehadiran Bupati Samsul Mahmud dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungannya ke Pulau Salama. Sebelum menghadiri peringatan Maulid Nabi, Bupati terlebih dahulu melakukan ziarah ke makam salah satu ulama yang dikenal masyarakat setempat sebagai Ulama To Salama.
Ziarah tersebut menjadi momentum bagi Bupati untuk mengenang jasa dan perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Usai berziarah, Bupati Samsul Mahmud kemudian menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk meneladani akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Samsul, peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun persaudaraan, menjaga amanah, serta memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Samsul.
Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan makam ulama dan tradisi keagamaan yang tumbuh di Pulau Salama merupakan bagian dari kekayaan sejarah dan budaya religius masyarakat Polman yang patut dijaga.
“Ziarah ini mengingatkan kita bahwa ada perjuangan para ulama dan pendahulu yang perlu kita hormati dan teladani. Nilai-nilai kebaikan dan keteladanan itu harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Bupati berharap kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi dapat terus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
“Pemerintah tentu berharap kegiatan seperti ini terus hidup di tengah masyarakat. Selain memperkuat iman dan ketakwaan, kegiatan keagamaan juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan kita,” pungkasnya.



