Ziarah ke Makam To Salama, Bupati Polman Dorong Pelestarian Sejarah Ulama

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR-Bupati Polewali Mandar (Polman), H. Samsul Mahmud, melakukan ziarah ke makam ulama Syekh Abdul Rahim Kamaluddin atau yang dikenal sebagai To Salama di Pulau Salama, Kecamatan Binuang, Senin . 21 September.
Ziarah tersebut berlangsung khidmat. Bupati bersama rombongan memanjatkan doa di kompleks makam ulama yang menjadi salah satu situs sejarah dan keagamaan masyarakat Polewali Mandar.
Makam Syekh Abdul Rahim Kamaluddin sendiri tercatat dalam dokumen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar sebagai salah satu situs sejarah dan cagar budaya daerah. Lokasinya berada di Pulau Tangnga atau Pulau To Salama, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang.
Bupati Samsul Mahmud mengatakan, ziarah tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para ulama yang telah memberikan kontribusi besar dalam penyebaran nilai-nilai Islam serta kehidupan masyarakat di Polewali Mandar.
“Ziarah ini menjadi momentum bagi kita untuk mengenang dan menghormati jasa para ulama yang telah memberikan kontribusi besar dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dan membangun kehidupan masyarakat. Apa yang telah diwariskan para ulama hendaknya terus kita jaga, terutama nilai keteladanan, persaudaraan dan kecintaan terhadap daerah,” ujar Samsul Mahmud.
Menurutnya, keberadaan makam para ulama tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas daerah yang perlu diperkenalkan kepada generasi penerus.
“Kami berharap keberadaan makam ulama di Pulau Salama ini dapat terus dirawat dan dilestarikan sebagai bagian dari sejarah dan warisan budaya Polewali Mandar. Generasi muda perlu mengetahui sejarah daerahnya agar nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para ulama tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” lanjutnya.
Ziarah tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan dengan sejarah dan warisan keagamaan daerah, serta merawat nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan para ulama kepada masyarakat Polewali Mandar.



