Bantuan Seragam Gratis Lumajang Molor Hingga Oktober, Dindik: Masih Uji Lab

BeritaNasional.ID, LUMAJANG JATIM — Bantuan seragam gratis bagi siswa baru di Kabupaten Lumajang hingga pertengahan semester tak kunjung didistribusikan. Alasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang pun menuai tanda tanya.
Kepala Dindikbud Kabupaten Lumajang, Patria, mengatakan bantuan tersebut masih dalam tahap uji laboratorium.
“Saat ini masih tahap uji laboratorium, setelah uji lab selesai dan penilaian tim ahli sesuai, akan kita jadwalkan distribusi di bulan Oktober,” jawab Patria melalui pesan WhatsApp.
Pernyataan itu justru menimbulkan kejanggalan baru. Pasalnya, saat ditanya soal kendala pengadaan, Patria menyebut proses harus menunggu data siswa baru selesai.
“Tidak ada kendala, memang prosesnya menunggu data siswa baru selesai. Mungkin tahun depan akan kita coba direncanakan pengadaan mendahului sebelum penerimaan siswa baru,” lanjutnya.
Jawaban tersebut memunculkan pertanyaan besar: bagaimana mungkin proses lelang dan pengadaan sudah berjalan, jika data siswa sebagai penerima manfaat belum ada?
Saat dikonfirmasi hal itu, Patria mengakui ada dua opsi yang selama ini menjadi dilema di tubuh Dindik.
“Belum, memang ada 2 opsi: 1. Menunggu data siswa SPMB fix berarti pengadaan sedikit terlambat. 2. Pengadaan mendahului, dengan data siswa sasaran masih estimasi,” kilahnya.
Pantauan BeritaNasional.ID di lapangan, hingga akhir September 2026, siswa penerima manfaat belum menerima seragam gratis tersebut. Bahkan, mayoritas siswa baru sudah terlanjur membeli seragam sendiri di pasaran.
“Sudah beli sendiri pak” ujar salah satu siswa
Kondisi ini membuat relevansi bantuan seragam gratis yang baru akan dibagikan pada Oktober 2026 dipertanyakan.
Jika bantuan datang setelah siswa membeli sendiri, untuk siapa bantuan itu? Apakah tidak menjadi pemborosan anggaran APBD?
Perlu diketahui, di kutip dari halaman resmi Pemkab Lumajang, pengadaan melalui e-Purchasing pada e-Katalog Versi 6, sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk menayangkan produk yang memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Paket pengadaan tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp4.754.342.906,88 yang bersumber dari APBD Kabupaten Lumajang Tahun Anggaran 2026. Pengadaan meliputi penyediaan kain seragam untuk siswa SD dan SMP, terdiri atas kain seragam putih-merah, pramuka, putih-biru, serta pramuka SMP.
Hingga berita ini diturunkan, Dindikbud Lumajang melalui kepala bidang sarana dan prasarana belum menjelaskan secara rinci laboratorium mana yang melakukan uji, kapan sampel dikirim.
(red)



