Perketat Kamtib, Lapas Probolinggo Geledah Blok Hunian WBP

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO, JATIM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur kembali menggelar razia insidentil di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026).
Razia mendadak tersebut digelar sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) serta upaya pemberantasan barang-barang terlarang di dalam lapas.
Yang dilakukan adalah penggeledahan menyeluruh di kamar hunian WBP. Yang terlibat yakni jajaran Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adkamtib), Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), serta tim gabungan staf dan petugas pengamanan Lapas Probolinggo.
Lokasi sasaran adalah kamar-kamar hunian yang dipilih secara acak.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026. Razia dilakukan sebagai komitmen Lapas Probolinggo untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, senjata tajam, dan alat komunikasi ilegal.
“Razia rutin dan mendadak adalah bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan Lapas Probolinggo yang bersih, tertib, dan kondusif. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran barang-barang yang dapat mengganggu keamanan maupun proses pembinaan para warga binaan,” tegas Kepala Lapas Probolinggo, Bayu Muhammad.
Proses penggeledahan berlangsung, petugas menyisir setiap sudut kamar secara detail, mulai dari kolong tempat tidur, lemari pakaian, lubang ventilasi, hingga area kamar mandi. Meski dilakukan secara ketat, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada para warga binaan.
Dari hasil penggeledahan, petugas memastikan tidak menemukan narkotika maupun obat-obatan terlarang. Namun, petugas mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian karena berpotensi membahayakan keamanan.
Barang bukti yang disita meliputi benda berbahan besi, kawat skim, sendok yang dimodifikasi, dan beberapa korek api gas. Seluruh barang tersebut telah didata untuk selanjutnya dimusnahkan.
Secara keseluruhan, kegiatan razia berjalan aman, tertib, dan kondusif. Usai penggeledahan, petugas memberikan pembinaan dan imbauan kepada seluruh WBP agar tetap menjaga kebersihan kamar serta mematuhi tata tertib yang berlaku di Lapas Probolinggo.



