Kasbrigif 16/WY Letkol Inf Justus B. Mara Jalani Tradisi Warga Baru, Perkuat Jiwa Korsa Prajurit

KEDIRI – Kepala Staf Brigade Infanteri (Kasbrigif) 16/Wira Yudha Letkol Inf Justus B. Mara, S.Sos., M.I.P., menjalani tradisi penerimaan warga baru Brigif 16/Wira Yudha Tahun Anggaran 2026 di Kediri, Kamis, (8/10/2026). Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari pembinaan tradisi satuan untuk menanamkan rasa kebanggaan, kecintaan, serta jiwa korsa bagi setiap prajurit yang bergabung di lingkungan Brigif 16/Wira Yudha.
Komandan Brigif 16/Wira Yudha Kolonel Inf M. Sujoko, M.Han., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada warga baru Brigif 16/Wira Yudha, baik secara pribadi maupun selaku pimpinan satuan. Penerimaan tersebut diharapkan menjadi awal pengabdian yang penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan.
Amanat Danbrigif dibacakan oleh Dandenma Brigif 16/Wira Yudha Mayor Inf Abd Katrup S. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa tradisi satuan merupakan kegiatan wajib bagi seluruh prajurit warga baru tanpa terkecuali. Kegiatan ini bertujuan agar prajurit lebih mengenal satuan tempat mereka bertugas sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap Brigif 16/Wira Yudha.
Ia mengingatkan agar tradisi satuan tidak dipandang sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Tradisi tersebut juga menjadi sarana untuk menyegarkan kembali pemahaman setiap prajurit mengenai hakikat dan makna pengabdian sebagai prajurit Wira Yudha.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa nama Wira Yudha memiliki makna mendalam. Kata Wira berarti kesatria yang menjunjung tinggi kejujuran, keberanian, dan kerelaan berkorban, sedangkan Yudha berarti berlaga atau bertempur. Dengan demikian, Wira Yudha mencerminkan sosok kesatria yang jujur, berani, dan rela berkorban dalam medan pertempuran maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut menjadi identitas yang harus melekat pada setiap prajurit Brigif 16/Wira Yudha. Setiap prajurit diharapkan senantiasa menjunjung tinggi nilai kejuangan, kepahlawanan, dan keprajuritan, serta memiliki jiwa patriotisme dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dalam amanatnya, Danbrigif juga berpesan agar para prajurit warga baru tidak sekadar menjadi bagian dari satuan secara administratif, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kemajuan organisasi. Setiap prajurit diminta untuk terus meningkatkan kemampuan melalui proses belajar dan berlatih secara keras, terukur, serta berkesinambungan guna meraih prestasi dan mendukung pembinaan satuan.
Menjelang akhir amanat, terdapat empat penekanan yang disampaikan kepada seluruh prajurit warga baru.
Pertama, segera beradaptasi dengan lingkungan, budaya, serta kebijakan satuan yang baru. Prajurit diharapkan bersikap proaktif dalam mengenal pejabat komando atas dan memahami setiap kebijakan yang berlaku.
Kedua, menjadikan tradisi satuan sebagai awal pengabdian di Brigif 16/Wira Yudha. Setiap pencapaian hendaknya menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Ketiga, senantiasa mengembangkan diri, memperluas wawasan, serta meningkatkan keterampilan guna membentuk prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas.
Keempat, memegang teguh prinsip selalu berbuat yang terbaik untuk satuan, menaati seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku, serta menghindari segala bentuk perbuatan yang dapat merusak citra pribadi, satuan, maupun TNI Angkatan Darat.
Melalui tradisi penerimaan warga baru ini, Brigif 16/Wira Yudha berharap seluruh prajurit yang bergabung mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Wira Yudha dalam setiap pelaksanaan tugas. Semangat kebersamaan, disiplin, loyalitas, dan profesionalisme diharapkan semakin kuat sebagai landasan dalam menjaga kehormatan satuan serta melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Selalu berbuat yang terbaik untuk satuan,” menjadi prinsip yang harus dipegang teguh oleh setiap prajurit Wira Yudha dalam menjalankan amanah dan tanggung jawabnya, pungkasnya.
RED/Wijaya



