Jawa TimurProbolinggo

Proyek Urugan Sekolah Rakyat Kedungasem Rp2,6 Miliar Disorot, CV Alifcka Diduga Gunakan Material Ilegal

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM -Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Kedungasem, Kota Probolinggo, yang menelan anggaran Rp 2,6 miliar dari APBD Kota Probolinggo, menuai polemik. Pemenang tender, CV Alifcka Konstruksi asal Kabupaten Jember, diduga menerima pasokan material tambang ilegal.

Dugaan itu diungkapkan Wakil Ketua Umum 1 Ormas Tapal Kuda Nusantara, Nazwa Agus alias Amik. Menurutnya, ada temuan pengiriman material urugan yang tidak jelas legalitasnya masuk ke lokasi proyek Sekolah Rakyat Kedungasem.

“Pada tanggal 21 Oktober, proyek itu disidak oleh Ditreskrimsus Tipiter Polda Jatim dan menemukan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada di dalam dokumen lelang,” ujar Amik kepada awak media, Selasa (21/10).

Ia meminta pihak Polda Jatim untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut agar tidak merugikan kualitas konstruksi sekolah.

Sorotan juga datang dari M. Joyo, selaku perwakilan PT Bahtera Kurnia Abadi. Ia menambahkan adanya dugaan pemalsuan surat jalan yang dilakukan oleh CV Alifcka Konstruksi selaku pelaksana.

“Kami berharap semua pihak terkait segera melakukan kajian ulang demi kesuksesan pekerjaan Sekolah Rakyat yang anggarannya dari APBD Kota Probolinggo ini,” tegas Joyo.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Gofur Effendy, memberikan klarifikasi.

Pada intinya, ia menyebut urugan tanah yang digunakan sudah sesuai dan legal. Namun jika di lapangan ditemukan adanya penyimpangan yang tidak sesuai spesifikasi, pihaknya akan melakukan konfirmasi.

“Intinya urugan tanah sesuai dan legal. Terkait ternyata ada yang menyimpang tidak sesuai, akan kami konfirmasi ke pihak penyedia dan konsultan pengawas,” jelas Gofur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Alifcka Konstruksi belum memberikan keterangan resmi. Aparat Tipiter Polda Jatim juga masih dimintai penjelasan terkait hasil sidak di lokasi proyek Sekolah Rakyat Kedungasem tersebut.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button