AdvedtorialDPRD WAJO

Banjir Diduga Akibat Penggundulan Hutan, Ketua DPRD Wajo Minta Reboisasi

Advetorial DPRD Wajo, BeritaNasional.ID – Kecamatan Pitumpanua dan Keera dilanda banjir, mengakibatkan ratusan rumah warga, kebun, sawah yang baru saja ditanamai dan sejumlah fasilitas umum terendam banjir, Sabtu 6 Juni 2020.

Terjadinya banjir di 2 Kecamatan tersebut diduga akibat banyaknya penggundulan hutan di Kabupaten tetangga, Sidrap dan Luwu.

Terkait hal itu ketua DPRD Kabupaten Wajo, H. Andi Alauddin Palaguna meminta kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar melakukan reboisasi atau penanaman pohon kembali.

“Ada beberapa penyebab banjir, disamping akhir-akhir ini curah hujan tinggi, air pasang, disebabkan juga banyaknya penggundulan hutan,”ucapnya.

Politisi senior PAN itu mengaku pihaknya hanya bisa meminta kepada Pemprov dan pusat karena hutan yang rusak bukan di Kabupaten Wajo melainkan daerah tetangga.

“Banyak hutan di pegunungan sudah beralih fungsi jadi kebun,”ungkapnya.

Untuk diketahui banjir yang terjadi di Keera-Pitumpanua akhir ini memang banjir bandang yang lewat dari gunung karena banyaknya kerusakan hutan.

(Humas dan Protokoler DPRD Wajo)

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close