Sulbar

Bank Indonesia Sulawesi Barat Serahkan APD Ke Tenaga Medis

Sulbar.Beritanasional.id –Sebagai wujud kontribusi dalam penanganan Covid-19, pada tanggal 27 April 2020, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat menyerahkan 25 paket Alat Pelindung Diri atau APD lengkap kepada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Penyerahan bantuan APD yang digelar di Gedung Kantor Bank Indonesia tersebut dihadiri langsung oleh Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi barat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Budi Sudaryono menegaskan bahwa bantuan APD ini merupakan bentuk kepedulian terhadap tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien terinfeksi Covid-19. Satu set APD yang diserahkan merupakan paket lengkap yang meliputi pakaian APD standar internasional, sepatu boot, sarung tangan steril, masker N95, masker surgical, face shield, kacamata pelindung, hair net, shoe cover dan hand sanitizer.

Selain itu Budi juga menambahkan bahwa penyerahan bantuan APD ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari upaya KPw BI Sulawesi Barat melalui mekanisme Program Sosial Bank Indonesia. Sebelumnya, Bank Indonesia telah menyerahkan 300 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat penyebaran Covid-19.

Melihat urgensi pentingnya APD dalam mendukung keselamatan tenaga medis, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi Bank Indonesia dalam memberikan dukungan terhadap tenaga medis. APD ini akan digunakan secara optimal dalam menangani pasien terinfeksi Covid-19. Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat yang hadir dalam seremonial penyerahan turut memberikan apresiasi atas kontribusi Bank Indonesia sebagai mitra pemerintah di daerah dalam menangani sejumlah permasalahan yang ada, termasuk penyediaan Alat Kesehatan (Alkes) dalam penanggulangan pandemic covid-19.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close