Jawa TimurNasionalRagam

Bocah Penjual Sayur Keliling Demi Bantu Orang Tua Viral di Dunia Maya

BeritaNasional.ID ,SITUBONDO – Kisah
Seorang anak berusia 10 tahun yang berjualan sayur keliling menggunakan sepeda pancal dan sandal berlubang membuat warganet Kabupaten Situbondo kaget karena ditengah pandemi dan diusianya yang masih anak – anak malah tetap berjuang untuk membantu nafkah orang tuanya.

Kisah penjual sayur Bayu Aditya Putra Pratama Ferdiansa (10) di unggah oleh pegiat sosial dengan Akun Tekos Sosial di Facebook sehingga kemudian viral dan mendapat berbagai tanggapan dari Warganet. Sabtu 5/9/2020.

“Sebelumnya ada warga yang menginfokan ke kami, setelah saya cek dan bertemu dengan adik bayu, kisahnya sangat mengispirasi, sebagai kepanjangan tangan dari Nasim Khan institute maka temuan ini saya laporkan langsung kepada bapak DPR RI Nasim Khan karena anak ini sangat layak di bantu,” Ujar Afriyanto Aris Efendi nama asli dari akun Tekos Sosial.

Tak butuh waktu lama kisah Bayu menjadi perbincangan warganet, saat di temui awak media BeritaNaaional.ID Bayu Aditya Putra Pratama Ferdiansa (10) mengaku berjualan sayur atas keinginan sendiri karena ingin membantu meringankan beban keluarga.

“Jualan sayur ini kemauan sendiri om, bapak hanya buruh tani, pekerjaani julan sayur keliling ini sudah saya jalani sejak kelas 2 SD,” Tutur Bayu Polos.

Dikatakannya, Bayu ditemani bapak angkatnya harus berangkat jam 2 dini hari ke pasar untuk kulakan sayur, sekitar jam 4.30 wib/pagi dirinya mulai menjajakan sayur, jam 6.30 Bayu pulang untuk persiapan sekolah (sebelum pandemi).

“Sejak kelas 2 SD setiap hari saya harus bangun malam dan berangkat jam 2 malam ke pasar, sampai jam 6.30 wib persiapan sekolah duku sebelum wabah penyakit, sekarang karena wabah penyakit ini saya jualan sampai jam 11 siang,” Lanjutnya.

Bayu juga menceritakan pengalamannya dalam menjual sayur keliling dimana pernah di bentak oleh orang dewasa penjual sayur karena dianggap saingan.

“Pernah om dibentak sama orang dewasa ya pe jula sayur juga, cuma saya jawab sama – sama cari rejeki dan sama – sama cari makan, alhamadulilah orang itu pergi lagi,” Tandasnya

Penasaran akan cerita Bayu jurnalis BeritaNasional.ID semkain tertarik mengorek informasi tentang Bayu dan mendatangi rumah orang tua Bayu.

“Bayu saya angkat anak sejak dia baru dilahirkan di Rumah Sakit, tak berapa lama ibu asli Bayu berangkat ke Malaysia hingga kini tidak ada kabar, sementara bapak asli Bayu tidak pernah terdengar kabarnya,”Kata Mulyono (60) warga Kp karang anyar timur RT 3 RW 1 Desa Kendit Kecamatan Kendit Situbondo.

Dalam sehari Bayu mengaku mendapatkan untung sekitar Rp 25 – 50 ribu setiap hari dengan modal Rp 400 ribu dalan berjualan sayur keliling.

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close