BPKAD Sulbar Jadi Narasumber Coaching Clinic Pengelolaan Aset Sekolah untuk Polewali Mandar

BeeitaNasional.ID MAMUJU SULBAR–Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Barang Milik Daerah (BMD) Muhammad menjadi narasumber pada kegiatan Coaching Clinic Pengelolaan Aset Sekolah bagi pengelola aset dan operator aplikasi E-BMD SMA, SMK, dan SLB yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat di Aula UPTD SMK Rangas Mamuju, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan khusus untuk Kabupaten Polewali Mandar ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelola aset sekolah dalam melaksanakan pembukuan, inventarisasi, serta pelaporan BMD yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Hal ini sejalan dari upaya mewujudkan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, Muhammad bersama Penelaah Teknis Kebijakan Ismal menyampaikan materi terkait tata kelola aset sekolah sesuai ketentuan Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembukuan, Inventarisasi, dan Pelaporan Barang Milik Daerah.
Dalam pemaparannya, Muhammad menekankan pentingnya tertib administrasi aset sejak proses pencatatan hingga pelaporan.
“Pengelolaan aset sekolah harus dilakukan secara tertib, akurat, dan sesuai regulasi. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh operator dan pengelola aset sekolah dapat memahami tata cara pengelolaan BMD sehingga data aset yang dimiliki pemerintah daerah semakin akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ismail menjelaskan berbagai aspek teknis penggunaan aplikasi E-BMD untuk mendukung proses pencatatan dan pelaporan aset sekolah secara lebih efektif dan efisien.
Di tempat terpisah, Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terus terjalin antara BPKAD dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan aset daerah.
“Aset daerah merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Karena itu, peningkatan kapasitas pengelola aset melalui coaching clinic seperti ini sangat diperlukan agar pengelolaan aset semakin tertib, transparan, dan akuntabel,” kata Ali Chandra.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik serta pengelolaan keuangan daerah yang profesional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan aset sekolah di Sulawesi Barat semakin tertib, transparan, dan berbasis data yang akurat, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Rls)



