AdvedtorialPolewali MandarSulawesi Barat

Bupati Samsul Mahmud Lantik BPD PAW, Fokus pada Pengawasan dan Pelayanan Desa

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR–Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, memimpin langsung pengambilan sumpah dan pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Desa Sepabatu, Kecamatan Tinambung, dan Desa Lapeo, Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati, lantai III, dan berjalan lancar.

Dalam prosesi tersebut, empat anggota BPD PAW resmi dilantik, masing-masing Mujahida dan Baharuddin dari Desa Lapeo, serta Muhammad Yunus dan Aidi Nugraha dari Desa Sepabatu.

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa BPD memiliki peran strategis dalam pemerintahan desa, khususnya dalam fungsi pengawasan anggaran serta sebagai wadah penyalur aspirasi masyarakat.

“BPD harus mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai keimanan, serta hadir sebagai representasi masyarakat dalam setiap kebijakan desa,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif anggota BPD dalam menyerap aspirasi masyarakat mulai dari tingkat dusun hingga desa. Selain itu, sinergi dengan pemerintah desa dinilai menjadi kunci dalam merumuskan dan menetapkan peraturan desa yang berpihak pada kepentingan warga.

Menurutnya, di era otonomi desa saat ini, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Oleh karena itu, anggota BPD diharapkan mampu memahami kondisi riil masyarakat, termasuk persoalan kemiskinan dan kebutuhan pembangunan, agar program yang disusun tepat sasaran.

Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penggantian antar waktu akibat adanya perubahan keanggotaan. Di Desa Lapeo, pergantian terjadi karena anggota sebelumnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), pindah tugas, serta adanya anggota yang meninggal dunia. Sementara di Desa Sepabatu, pergantian dilakukan karena adanya anggota yang mengundurkan diri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Polewali Mandar, Alimuddin, berharap anggota BPD yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta membangun hubungan harmonis dengan pemerintah desa.

Ia menegaskan bahwa BPD merupakan mitra strategis kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan, sehingga komunikasi dan kolaborasi yang baik sangat diperlukan, khususnya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

“Kesalahpahaman antara kepala desa dan BPD kerap terjadi akibat kurangnya pemahaman terkait tugas dan kewenangan masing-masing. Ini yang harus dihindari,” jelasnya.

Sebagai upaya penguatan kapasitas, pihaknya juga akan menggelar kegiatan orientasi bagi anggota BPD guna meningkatkan pemahaman terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Melalui langkah tersebut, diharapkan sinergi antara BPD dan pemerintah desa semakin solid, sehingga pembangunan desa dapat berjalan optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button