DaerahHeadlineJawa TimurRagamSitubondo

Cek Lokasi Video Viral, Camat Banyuglugur Tegaskan Tidak Ada Pembuangan Limbah ke Laut

BeritaNasional.id, SITUBONDO — Video yang memperlihatkan dugaan pembuangan limbah melalui pipa hingga ke laut di wilayah Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Menyikapi hal tersebut, pemerintah kecamatan bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Camat Banyuglugur, Arif Bhirawa Noraga, S.STP., mengatakan pihaknya bersama Forkopimcam yang terdiri dari Polsek dan Koramil serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo dan perwakilan dua perusahaan di kawasan tersebut telah melakukan peninjauan langsung ke titik yang disebut dalam video.

“Kami bersama Forkopimcam dan perwakilan dari dua perusahaan, yakni PT Fuyuan dan PT Green One Biotechnology, sudah menyusuri lokasi yang ada di video. Dari hasil pantauan di lapangan, tidak ditemukan ujung pipa yang menjulur keluar ke laut seperti yang ditampilkan,” ujar Arif, Jumat (19/6/2026).

Menurut dia, hasil penelusuran menunjukkan bahwa ujung pipa yang dimaksud berada di dasar laut, bukan mencuat ke permukaan seperti yang terlihat dalam video viral tersebut. Selain itu, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, video tersebut diketahui merupakan rekaman lama.

“Setelah kami kroscek, video itu adalah video lama. Jadi informasi yang beredar seolah-olah ada pipa aktif yang membuang limbah langsung ke laut saat ini tidak benar,” katanya.

Arif menambahkan, terdapat dua pipa di kawasan tersebut yang masing-masing dimiliki oleh PT Green One Biotechnology dan PT Fuyuan. Namun, berdasarkan hasil pengecekan, kedua pipa tersebut dipastikan saat ini tidak digunakan untuk pembuangan limbah seperti yang dituduhkan dalam video.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya bersama Forkopimcam akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi potensi pencemaran lingkungan di wilayah pesisir Banyuglugur.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan, khususnya di wilayah pesisir,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu karyawan PT Fuyuan, M. Rifa’i, membenarkan bahwa pipa yang terlihat dalam video tersebut memang pernah digunakan oleh perusahaannya. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut terjadi beberapa tahun lalu, saat instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perusahaan mengalami gangguan.

“Memang benar itu dulu milik PT Fuyuan, tapi video itu sekitar lima tahun lalu, saat IPAL kami bermasalah. Sekarang sudah tidak ada pembuangan seperti itu, karena IPAL perusahaan sudah diperbaiki dan berfungsi normal,” jelas Rifa’i.

Ia memastikan bahwa saat ini operasional perusahaan telah memenuhi standar pengelolaan limbah dan tidak lagi melakukan pembuangan langsung ke laut.

Kasus ini menjadi perhatian publik di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, terutama terkait potensi pencemaran laut. Pemerintah setempat pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengedepankan klarifikasi dari pihak berwenang.

Dengan adanya peninjauan oleh Forkopimcam dan DLH  ini, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak terjadi kesalahpahaman terkait kondisi lingkungan di wilayah Kecamatan Banyuglugur.

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button