BondowosoJawa TimurNasionalPendidikan

Disiplin Murid Meningkat Setelah Program MBG Jalan

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya bermanfaat untuk asupan gizi murid-murid SMP Mabaul Ulum (MU) Tangsel Wetan saja, tapi juga menambah kedisiplinan.

Hal itu diungkapkan Taufik Hidayat, Koordinator MBG SMP MU. Menurutnya, setelah program MBG berjalan, banyak manfaatnya bagi siswanya. Antara lain, bisa mendapat asupan makanan bergizi setiap hari, juga membuat murid-murid tambah disiplin.

“Jumlah murid kami 449, terdiri dari Kelas VII 5 kelas, Kelas VIII 4 kelas, dan Kelas IX 4 kelas. Seluruh murid kami mendapat MBG setiap hari,” kata Taufik didampingi Agus Zubairi, Waka Kesiswaan dan Aris, Guru PAI.

MBG diberikan pada saat jam istirahat, sehingga tidak mengganggu Proses Belajar Mengajar (PBM). Kalau sebelum program MBG berjalan, pada jam istirahat, dimanfaatkan oleh murid-murid untuk makan di luar sekolah.

Sehingga ketika jam masuk setelah istirahat, selalu terlambat. Namun ketika program MBG berjalan, anak-anak tambah disiplin. Saat makan bersama setelah jam istirahat, murid-murid tidak perlu keluar untuk makan, dan masuk kelas tepat waktu.

Setiap hari petugas mengantarkan MBG jam 08.00 WIB. Menu setiap hari selalu berubah-ubah. Jadi murid-murid yang 85% santri mukim selalu lahap saat mengkonsumsinya. Ada Kentucky, ayam goreng, lele tanpa tulang, dan lain-lain.

“Manfaat lain dari MBG adalah siswa tidak jajan sembarangan dan ketika olahraga semangat. Sebelumnya, ketika jam olahraga murid-murid loyo, karena belum makan. Yang menggembirakan, anak-anak bisa nabung, karena anggaran untuk makan berkurang,” jelasnya.

Salah seorang murid SMP MU, Fina Musfiqoh mengaku terbantu dengan MBG. Kalau sebelumnya jarang makan makanan bergizi, kini sudah dapat dipastikan setiap hari dapat makanan bergizi, gratis lagi.

Babinsa Tangsel Wetan, Serma Dwi Joko Prianto setiap hari selalu mengawasi menu MBG yang didistrbusikan ke 38 lembaga pendidikan yang tersebar di 4 Desa. Yaitu Desa Tangsel Wetan, Traktakan, Jumpong dan Lombok Kulon. (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button