DaerahJawa TimurSitubondo

Disnakertrans Situbondo Gelar Pelatihan Handicraft Berbahan Baku Kerang

BeritaNasional.ID – SITUBONDO JATIM – Dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menggelar Pelatihan Handicraft berbahan baku kerang, Senin (25/08/2025.

Pelatihan Handicraft berbahan dasar kerang ini, diikuti 15 peserta berlangsung di Dusun Kesambiyan, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo dan dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo Rusna Laili.

Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo Rusna Laili selaku narasumber kegiatan ini dalam arahanya mengatakan bahwa, melalui Pelatihan Handicraft yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diharapkan bisa memberikan ketampilan bagi peserta yang mengikuti pelatihan ini.

“Dengan pelatihan ini, semoga keterampilan peserta dalam membuat Handicraft mumpuni, dan bisa membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal,” ujar Mbak Una, panggilan akrab Ketua TP PKK Situbondo ini.

Tak hanya itu yang disampaikan Mbak Una dalam sambutannya. Namun, dia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Pelatihan ini bukan hanya sekadar menambah keterampilan, akan tetapi juga bisa membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta mendukung perekonomian daerah,” kata Mbak Una.

Dengan spirit kearifan lokal, sambung Mbak Una, peserta diharapkan mampu menyerap ilmu yang disampaikan para tutor. “Dengan pelatihan ini, kita berharap bermunculan usaha-usaha baru di bidang krajinan Handicraft berbahan dasar kerang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kholil, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Situbondo usai membuka pelatihan Handicraft berbahan dasar kerang mengatakan, salah satu tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar trampil dalam membuat kerajinan berbahan baku kerang dan membuka usaha baru.

“Pelatihan dilaksanakan selama 7 hari dari tanggal 25 hingga tanggal 1 September 2025 dengan Jumlah peserta pelatihan sebanyak 15 orang. Dengan dilaksanakan pelatihan ini, kami berharap mereka bisa membuka usaha baru,” ujar Kholil. (*)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button