F-PPP Kritik Inspektorat

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) menilai Inspektorat lemah. Hal ini terlihat dari menurunnya nilai Monitoring Center for Prevention (MCP).
Informasi tersebut disampaikan H. Syamsul Hadi Merdeka, Sekretaris F-PPP. Menurutnya, Inspektorat gagal menjalankan fungsi pengawasan secara efektif. Penurunan nilai MCP menjadi tolak ukur melemahnya kontrol internal Pemerintah Daerah.
“Nilai MCP Inspektorat menurun. Itu tandanya lembaga yang bertugas melakukan pengawasan terhadap ASN lemah. Kinerja Inspektorat harus lebih baik dari sebelumnya,” kata Politisi senior DPRD Kabupaten Bondowoso ini.
Menurut Syamsul, akar permasalahan dari lemahnya pengawasan Inspektorat, bukan disebabkan kurangnya SDM, tapi karena tidak menempatkan orang-orang yang kompeten atau keahliannya sesuai bidangnya.
Akibatnya, bukan hanya pengawasan yang lemah, tapi berpotensi terjadinya penyimpangan saat menjalankan tugasnya. Maka dari itu, penempatan auditor jangan berdasarkan like and dislike, tapi harus berdasarkan kompetensinya.
Sebab, kalau kontrol Inspektorat lemah, potensi kesalahan dan kebocoran anggaran semakin besar. Kalau ini terjadi yang dirugikan masyarakat. PPP mendesak Pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan penempatan SDM di Inspektorat, sekaligus memperkuat kompetensi auditor.
“Pengawasan Inspektorat merupakan suatu keharusan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang good government. Jika pengawasannya lemah, seluruh sistem akan rapuh. Sudah saatnya Inspektorat dibenahi, agar visi dan misi Bupati segera terealisasi” pungkasnya.



