Wartawan BeritaNasional.ID Terdaftar Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
DaerahRagam

Gelar Festival Tahu & Olahan, Warga Desa Gitik Jaga Warisan Nenek Moyang

Dengan Festival Tahu Ini, Akan Menambah Produksi Dan Membuka Lapangan Pekerjaan

image_pdf

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Jika di desa-desa lain memunculkan festival budaya untuk memperkenalkan potensi desanya, beda lagi dengan Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Dengan bergantinya tahun, Desa Gitik menggelar Festival Tahu, Sabtu (5/1/19) malam. Diangkatnya tahu sebagai festival oleh Desa Gitik, karena desa ini salah satu produsen tahu sejak ratusan tahun lalu dan menjadi mata pencaharian warga setempat.

Kepala Desa Gitik, Hamzah mengatakan, desanya ini satu-satunya desa yang mempunyai produksi tahu dan sudah terkenal. Maka agar produksi tahu nya ini lebih dikenal lagi dikalangan masyarakat luar Banyuwangi, pihaknya menggelar festival tahu.

“Pelaksanaan festival ini untuk sementara digelar setiap Sabtu malam Minggu saja,” kata Kades Hamzah.

Kedepannya, lanjut Hamzah pihaknya akan menggelar festival tahu ini ini selama 2 (dua) hari, yakni digelar pada Sabtu malam Minggu hingga Minggu Malam Senin. “Insya Allah, tiga bulan lagi, festival ini akan kita gelar selama dua hari, mulai Sabtu malam Minggu hingga Minggu malam Senin,” ujar Hamzah lagi.

Dengan adanya festival tahu ini, secara otomatis akan menambah produksi tahu, karena banyak warga yang datang ke Desa Gitik untuk membeli tahu karena mempunyai rasa yang enak dan mampu menambah pendapatan produsen tahu serta membuka lapangan pekerjaan warga desa setempat.

Ronik (35), warga Dusun Timurejo, Desa Gitik mengaku sangat senang pihak pemerintah desa menyelenggarakan festival tahu ini. Pasalnya sesuai sejarah, Desa Gitik ini adalah satu-satunya desa yang memproduksi tahu. Dan ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Dan keahlian membuat tahu ini sudah dilakukan turun temurun hingga saat ini.

“Sejarah sudah membuktikan, di Kecamatan Rogojampi ini satu-satunya produsen tahu, dan hingga kini warga Desa Gitik masih meneruskan pekerjaan yang merupakan warisan dari nenek moyang, dan mampu memberikan kesejahteraan keluarga, dari makanan berbahan kedelai ini,” tukas Ronik. (Pong/Jum)

Caption : Suasana Festival Tahu dan Olahan yang digelar Pemdes Gitik Kecamatan Rogojampi

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close