Metro

GEMMA Kefamenanu menilai Bupati Malaka melakukan pembiaran kepada pejabat yang diduga Korupsi

Berita Nasional.ID- Malaka,- GEMMA (Gerakkan Mahasiswa Malaka), Mengecam Bupati Malaka Melakukan Pembiaran terhadap Kasus KKN di Kabupaten Malaka.

Senin, 16/08/2021, Gerakkan Mahasiswa Malaka (GEMMA), melakukan Demonstrasi terkait Kinerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Malaka. GEMMA mengecam keras kinerja 100 hari kerja bupati dan wakil Bupati Malaka karena tidak sesuai dgn janji kampanye sebelumnya.

pantauan media ini, GEMMA Kefamenanu dalam orasinya mengkritisi pencanangan program 100 hari kerja Bupati Malaka yang disampaikan oleh Bupati Malaka kepada pemberitaan media media online yang beroperasi di kabupaten Malaka.

Program 100 hari kerja tersebut bertujuan untuk mengaudit Para pejabat yang terindikasi melakukan KKN dalam menjalankan pemerintahannya, Dari kepala Desa hingga kantor Bupati Malaka, Namun hingga hari ini progam tersebut Tidak berjalan efektif dalam kacamata Gerakan Mahasiswa Malaka Kefamenanu (GEMMA).

Gerakan Mahasiswa GEMMA Kefamenanu menilai Bupati Malaka melakukan pembiaran kepada pejabat yang diduga terindikasi melakukan tindak pidana Korupsi. Dengan tidak efektifnya program audit yang telah dicanangkan.

Dalam program tersebut ada beberapa poin penting yang menjadi prioritas yakni Audit 100 hari Kerja, Penataan Kota, Pengadaan air bersih, Membangun gedung untuk setiap instansi organisasi perangkat Daerah (OPD).

Namun GEMMA Kefamenanu menilai program 100 hari kerja belum berjalan dengan efektif atau gagal total. Gemma Kefamenanu sangat menginginkan terciptanya reformasi birokrasi yang baik dan bersih melalui program-program Bupati dan Wakil Bupati Malaka.

Maka dari itu sebagai organisasi yang peduli terhadap Lingkungan dan civil society, GEMMA menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Mengecam Bupati Malaka untuk mengumumkan hasil audit dari 12 Desa yang terindikasi penyalahgunaan Dana Desa.

2. Mendesak bupati Malaka untuk konsisten dalam penataan kota agar segera di laksanakan.

3. Menuntut Bupati Malaka agar segera membangun gedung kantor Bupati dan kantor instansi-instansi lainnya di Kabupaten Malaka.

4. Mendesak Bupati Malaka untuk segera merealisasikan kebutuhan air bersih pada korban bencana banjir dan daerah-daerah yang mengalami kekurangan air bersih di kabupaten Malaka.

5. Mendesak Kapolres Malaka agar menyelidiki status tindak korupsi yang dapat dilihat pembangunan gedung yang mandek seperti pembangunan gedung DPRD kabupaten Malaka dan gedung RSPP Kabupaten Malaka.

6. Mendesak Bupati Malaka untuk segera berkoordinasi dengan PT. Indah Kencana (PT. IDK) yang sedang beroperasi terkait kompensasi upah pemilik lahan tambak garam.

Demikian beberapa poin yg disampaikan oleh Gerakkan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu. Jika tidak ditindaklanjuti maka GEMMA berjanji akan melakukan aksi dengan masa yang sebanyak banyaknya. (Dius Tefa)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button