BondowosoDaerahHukum & KriminalJawa Timur

Hati-hati Jika Melintas Di Desa Mangli Malam Hari, Kadang Ada OTK  Lempar Botol, Polisi Diminta Segera Bertindak

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Hati-hati kalau melintas di jalan sepi di Desa Mangli, Kecamatan Pujer. Hawatir ketemu dengan Orang Tidak Dikenal (OTK) yang kadang melempari pengguna jalan dengan botol bahkan memukulnya.

Tentu saja, kondisi seperti ini sangat diresahkan pengguna jalan. Sudah banyak yang menjadi korban atas perbuatan OTK tersebut. Mereka beraksi pada tengah malam saat situasi sepi di lintasan yang sepi.

Salah seorang warga Desa Mangli yang identitasnya tidak mau dipublis mengatakan, pada 5 April 2026 lalu, isterinya pernah menjadi korban pemukulan oleh pria tak dikenal saat melintas di jalan sepi.

Sebetulnya, saat isteri saya melintas di tempat itu, tidak terlalu malam sekitar jam 18.00 WIB. Tiba-tiba ada pengendara motor matic mendekatinya lalu memukul korban. Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian wajah dekat mata.

“Memar di wajah dekat mata,” ujarnya saat dikonfirmas. Sebetulnya saat itu masih sore dengan penerangan jalan menyala. Namun, karena di jalan tersebut sepi, mungkin itu yang menjadi pemicunya.

Informasinya, disamping istrinyan ada korban lagi di tempat yang sama. Oleh karena itu diharapkan Polisi segera bertindak agar tidak makan korban lagi. Disamping itu supaya masyarakat tidak terganggu keamananya.

Korban lainnya adalah pengendara motor pasangan suami isteri bersama anaknya yang melintas di tempat yang sama. Saat itu ia mengaku dilempar botol oleh OTK. Kejadiannya sekitar jam 22.00 WIB.

“Saat saya melintas di sekitar area masjid Desa Mangli bersama suami dan anak, tiba-tiba ada yang melempar botol ke arah saya dan mengenai kepala. Bahkan akibat lemparan botol, kaca spion motor saya pecah,” jelasnya.

Karena keget, lanjutnya, saya berhenti. Ternyata setelah saya melihat ke arah kanan ada pecahan botol. Karena takut, saya suruh suami tancap gas. Saya tidak melapor pada poliri, takut diancam. Saya sering melewati jalan itu.  (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button