Indonesia Fokuskan Keamanan Siber Demi Dongkrak Indeks Keamanan Global

BeritaNasional.id, BOGOR – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam), menegaskan bahwa penguatan keamanan siber menjadi prioritas utama dalam penyusunan Strategi Nasional Peningkatan Global Cybersecurity Index (GCI).
Langkah ini dianggap penting untuk memastikan ketahanan sistem digital nasional di tengah meningkatnya ancaman siber global. Selasa (05/08)
Dalam rapat koordinasi yang digelar di Bogor, Deputi Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto mengatakan bahwa strategi ini akan menitikberatkan pada penguatan regulasi, investasi teknologi canggih, dan pengembangan SDM.
“Kami juga mendorong kerja sama internasional sebagai bagian penting dalam peningkatan indeks keamanan siber Indonesia,” ujar Eko.
Ia menambahkan, keamanan digital yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam mendukung lima program unggulan Presiden Prabowo, seperti Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Perumahan Rakyat.
“Layanan publik digital yang aman akan memastikan program-program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh 28 perwakilan dari 14 kementerian dan lembaga, termasuk BSSN, KemenPANRB, Bappenas, dan Polri.
Sejumlah langkah strategis disepakati dalam pertemuan ini, seperti:
1. Pembentukan Forum Koordinasi dan Komunikasi Keamanan Siber (FK3S),
2. Penetapan target capaian GCI tahunan hingga 2027,
3. Penunjukan focal point keamanan siber di masing-masing Kementerian/Lembaga.



