Insiden DPRD Berlanjut! Massa Aliansi Malang Geruduk Sumberpucung, Polisi Cegah di Jalan

BeritaNasional.ID, Malang – Aliansi Masyarakat Kabupaten Malang yang sebelumnya menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kabupaten Malang, bergerak melanjutkan tuntutan mereka menuju Kecamatan Sumberpucung. Sekitar pukul 11.10 WIB, rombongan massa berjalan beriringan menuju kediaman Hadi Wiyono alias Cak Dur. Selasa (15/9/2026).
Namun langkah rombongan terpaksa terhenti sebelum tiba di lokasi tujuan. Aparat kepolisian sudah berjaga di jalan menuju kediaman Cak Dur dan menghentikan perjalanan massa dengan pendekatan persuasif.
Sempat terjadi ketegangan dan perdebatan singkat antara massa dengan petugas di lokasi. Meski sempat tertegang, akhirnya seluruh elemen massa memilih menahan diri dan menghormati arahan aparat demi memberi ruang proses hukum berjalan.
Koordinator aksi, Axel Kharisma, menyampaikan bahwa pihaknya memberi kesempatan kepada kepolisian untuk menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan terkait insiden di Kantor DPRD.
“Kita masih menghargai proses yang akan ditempuh oleh aparat kepolisian. Itu bagian dari prosedur. Hari ini kita ditolak baik-baik untuk masuk ke sana, ya kita patuh. Tapi tanya, apakah kita bersikap anarkis? Apakah kita arogan kepada aparat? Jawabannya tidak,” ujar Axel.
Axel menegaskan bahwa sikap tertib yang ditunjukkan massa adalah bukti bahwa mereka ingin menyampaikan tuntutan dengan tetap menjaga martabat.
“Ini bukti kita tetap menjaga adab, etika, dan sopan santun. Namun, jika nanti apa yang dijanjikan pihak kepolisian tidak dijalankan, ya mohon maaf kita bisa berbeda,” tegasnya.
Polisi Bantah Menghadang: Pengamanan Demi Ketertiban Bersama
Kabag Ops Polres Malang Kompol Aryanto Agus Subekti menegaskan bahwa tindakan aparat bukanlah penghadangan, melainkan upaya pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita tidak menghadang. Kita lakukan pengamanan dan pelayanan dengan pendekatan persuasif. Keputusan ini diambil demi kepentingan bersama, baik pengunjuk rasa maupun warga sekitar,” ujar Aryanto.
Aryanto menjelaskan, aparat telah berkomunikasi dengan perwakilan massa dan meminta penyelesaian laporan dipercayakan kepada pihak kepolisian.
“Berdasarkan hasil komunikasi yang baik, perwakilan massa akhirnya memahami dan sepakat menyerahkan penyelesaian masalah kepada aparat penegak hukum,” jelasnya.
Aryanto menjamin setiap laporan masyarakat akan diproses sesuai jalur hukum yang berlaku.
“Apa yang kami janjikan, akan kami tindak lanjuti. Setiap laporan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.
Pengamanan diperketat di dua titik sekaligus. Sebanyak 95 personel gabungan dikerahkan di Sumberpucung, dan 125 personel disiagakan di Kantor DPRD Kabupaten Malang. Pasukan gabungan terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan. Situasi dipastikan berjalan aman dan kondusif tanpa gesekan fisik.
“Alhamdulillah, penjelasan kami diterima dengan baik. Masyarakat pun menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan beradab,” pungkas Aryanto. (den)



