Jembatan Merah Putih Dibangun, Kapolres Situbondo Pimpin Warga Gotong Royong

BeritaNasional.id, SITUBONDO – Harapan warga pelosok Desa Kembangsari, Kecamatan Jatibanteng, akhirnya mulai terwujud. Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang selama ini dinanti, kini dikerjakan lewat aksi gotong royong antara polisi dan masyarakat, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan bakti sosial (baksos) yang digelar Polres Situbondo ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Sejak pagi, puluhan personel kepolisian tampak turun langsung ke lokasi, bahu-membahu bersama warga mengerjakan pembangunan fisik jembatan.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie memimpin langsung kegiatan tersebut. Tanpa canggung, ia ikut mengangkat material dan merakit pondasi jembatan bersama masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Merah Putih ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Akses ini sangat penting, bukan hanya untuk ekonomi warga, tapi juga demi keselamatan anak-anak yang setiap hari berangkat sekolah,” ujar Kapolres yang lejih di kenal.masyarakat dengan swbutan Kang Bayu di lokasi.
Jembatan tersebut akan menjadi penghubung utama antara Dusun Sumberpinang dan Dusun Tampelan. Selama ini, akses yang terbatas membuat aktivitas warga, termasuk anak sekolah, cukup terhambat.
Keberadaan jembatan ini dinilai krusial, terutama bagi siswa yang bersekolah di SDN 2 Kembangsari yang berada di Dusun Tampelan. Nantinya, mereka bisa menempuh perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.
Gotong royong berlangsung penuh semangat. Selain Kapolres, kegiatan ini juga diikuti Wakapolres Kompol Toni Irawan, pejabat utama Polres Situbondo, serta personel dari enam Polsek jajaran, yakni Jatibanteng, Banyuglugur, Besuki, Sumbermalang, Suboh, dan Mlandingan.
Kepala Desa Kembangsari, Helmi, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian pihak kepolisian. Ia menyebut pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan warganya selama ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran. Dengan adanya jembatan ini, akses warga untuk bekerja dan anak-anak ke sekolah akan jauh lebih mudah dan aman,” kata Helmi.
Dengan dimulainya pembangunan ini, warga berharap Jembatan Merah Putih Presisi bisa segera rampung dan benar-benar menjadi penghubung harapan bagi aktivitas dan masa depan anak-anak di desa tersebut.



