DaerahRagam

Kecewa Warganya Ditelantarkan, Kades Paowan Bawa Pulang Paksa Warganya Dari Karantina

BeritaNasional.ID, SITUBONDO –¬†Mendapat keluhan warganya yang berada ditempat karantina, Kades Paowan Saiful Hady.SPD menerobos barisan petugas memulangkan warganya secara paksa di hotel Sidomuncul tempat katantina bagi PDP Reaktif Covid-19. Sabtu 13/6/2020.

Kepala Desa Paowan yang datang bersama perangkat desa dan pegiat sosial sempat bersitegang dengan petugas Gugus Covid-19 yang bertugas di tempat karantina, Kades Saiful Hady merasa kecewa karena warganya selama 13 hari tinggal di tempat karantina mengaku di telantarkan secara medis.

“Warga Desa Paowan sudah sangat kooperatif sejak awal bahkan mereka dengan kesadaran sendiri menuju tempat karantina ini pasca di nyatakan reaktif, tapi kami selaku pemerintah Desa kecewa setelah warga kami 13 hari berada ditempat ini ditelantarkan secara medis, karena selama 13 hari itu tidak pernah dilakukan SWAB, jadi untuk apa berada ditwmpat karantina ini,” Ujar Saiful dengan nada meninggi.

Dari keluhan warga yang diterimanya, saiful merasa ada perlakuan tidak sama dengan warga desa lainnya yang dikarantina,”Warga desa lainnya di SWAB kenapa warga saya tidak pernah di SWAB, hanya di suruh senam saja tiap hari, kalau hany seperti ini tidak tinfakan medis lanjutan lebih baik warga kami bawa pulang agar tidak bertambah stres disini,”Lanjutnya.

Saiful Hady menambahkan dirinya membawa pulang warga karena permintaan warganya yang di karantina dan akan melanjutkan isolasi mandiri di rumah masing – masing.

“Dari pada mereka stres di sini biar kami pemerintah desa membantu warga kami agar isolasi mandiri di rumah masing – masing, dan ini atas permintaan warga sendiri untuk pulang bukan kami yang memaksa,” Tegasnya.

Juru bicara GTPP Covid-19 kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro melalui pesan singkatnya membenarkan jika ada warga Desa Paowan Kecamatan Panarukan Situbondo meminta pulang paksa dari tempat karantina di Hotel Sidomuncul dan meminta isolasi secara mandiri di rumah masing – masing.

“Betul memang ada warga Desa Paowan meminta pulang paksa dan akan melakukan isolasi secara mandiri, nantinya mereka akan dilakukan SWAB oleh Dinas kesehatan di rumah masing – masing,” Singkatnya.

Dari data yang diperoleh dilapangan keempat warga Desa Paowan berinisial S (52 tahun) MA (23 tahun) FH (25 hari) RK (24 tahun).

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close