Ketegangan Timur Tengah Pengaruhi Jadwal Umrah Jemaah Tasikmalaya

Beritanasional.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Memanasnya hubungan antara Amerika, Israel, dan Iran di kawasan Timur Tengah mulai menimbulkan dampak nyata terhadap keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia. Di Kabupaten Tasikmalaya, Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat mengimbau masyarakat serta penyelenggara perjalanan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Iin Ufairoh, menyampaikan bahwa meski belum ada surat edaran resmi, pihaknya merujuk pada arahan lisan Wakil Menteri Haji dan Umrah yang menyarankan penundaan sementara keberangkatan.
“Kami langsung melakukan koordinasi dengan seluruh travel resmi di Tasikmalaya begitu situasi di Timur Tengah menghangat,” ujar Iin saat dijumpai sejumlah awak media, Minggu (8/3/2026).
Menurut data, terdapat delapan biro perjalanan umrah yang berkantor di Tasikmalaya, sementara sejumlah lainnya merupakan cabang dari Jakarta dan Bandung. Hj. Iin memastikan jemaah asal Tasikmalaya dalam kondisi aman. Dua kelompok yang sempat menjadi perhatian—12 jemaah dari Travel El Koswa dan 18 jemaah dari Travel Smart—telah kembali ke tanah air tanpa hambatan.
“Alhamdulillah, kepulangan jemaah berjalan sesuai jadwal. Memang ada laporan penundaan beberapa jam di luar daerah akibat transit di Kuwait atau Qatar, tetapi untuk jemaah Tasikmalaya semuanya lancar,” jelasnya.
Dampak ketegangan politik internasional ini terlihat pada jadwal keberangkatan yang harus digeser. Sejumlah calon jemaah yang berencana berangkat menjelang Idulfitri kini menunda perjalanan mereka. Beberapa jadwal baru diperkirakan berlangsung setelah 25 Maret, menunggu perkembangan situasi di jalur penerbangan maupun di Arab Saudi.
“Keselamatan jemaah adalah prioritas. Sesuai arahan, lebih baik menunda keberangkatan daripada mengambil risiko,” tambah Hj. Iin.
Pihak Kemenag mengingatkan calon jemaah agar tetap tenang dan terus berkomunikasi dengan biro perjalanan masing-masing. “Untuk wilayah Tasikmalaya, insya Allah jemaah kita aman. Kami akan terus memantau dinamika global ini,” pungkasnya.
Laporan: Chandra Foetra S.



