AdvedtorialPemkab Wajo

Ketua TP PKK Wajo Hadiri Monev Imunisasi Zero Dose di Gowa, Perkuat Komitmen Cakupan Imunisasi Anak

Beritanasional.id, WAJO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo, Fatmawati Amin menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose tingkat TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kabupaten Gowa, Selasa (5/5/2026).

Kehadiran tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo dalam upaya strategis mempercepat peningkatan cakupan imunisasi anak di Sulawesi Selatan.

“Alhamdulilah, kami membersamai kegiatan yang digagas TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan dan ini memperkuat koordinasi antar daerah dalam mengejar target imunisasi,” ujar Fatmawati.

Ia menegaskan kegiatan yang diikuti kader PKK se-Sulsel itu memperkuat program kerja, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

“Jelas untuk menekan percepatan imunisasi anak, khususnya bagi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi sama sekali,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, turut hadir dan menekankan pentingnya percepatan imunisasi anak, terutama kategori Zero Dose.

Ia menyebut jumlah sasaran cukup besar jika dihitung secara keseluruhan kabupaten/kota.

“Jika seluruh TP PKK kabupaten/kota mampu bekerja cepat secara kolaboratif maka lebih dari 140 ribu anak dapat terimunisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan imunisasi menjadi langkah awal membangun sumber daya manusia berkualitas yang perlu didukung pola asuh orang tua.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Sulsel sebagai lokasi program prioritas nasional.

“Kami sangat berterima kasih atas amanah ini. Ini merupakan wujud nyata kerja PKK. Kami juga mengapresiasi TP PKK Pusat yang telah menjadikan Sulsel sebagai lokus program Imunisasi Zero Dose. Insya Allah, pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota siap menjalankan kolaborasi ini secara optimal,” ungkapnya. (Adv)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button