Malang

Progres Jalan Gondanglegi–Balekambang Capai 70 Persen, Dua Kilometer Terakhir Jadi Prioritas

 

Beritanasional.Id-Malang – Pembangunan jalan menuju kawasan wisata Pantai Balekambang terus menunjukkan kemajuan. Hingga 6 Mei 2026, progres pengaspalan proyek tersebut telah mencapai sekitar 70 persen dari total panjang 30,4 kilometer.

Site Operational Manager proyek, Muhammad Hamzah, mengatakan pekerjaan terbagi dalam dua paket, yakni Paket 16A dan 16B. “Untuk Paket 16A sepanjang 16 kilometer, progresnya sudah mencapai sekitar 65 persen. Bahkan, Sekitar 7 hingga 8 kilometer di antaranya telah memasuki tahap pengaspalan lapis akhir,” ujar Hamzah saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).

Namun, lanjut dia, sisa pekerjaan pada Paket 16A masih terkendala proses pembebasan lahan di sejumlah titik yang belum tuntas. Sementara itu, Paket 16B sepanjang 14 kilometer mencatat progres lebih tinggi, yakni sekitar 70,5 persen. Dari total tersebut, sekitar 12 kilometer telah diaspal.

“Pekerjaan saat ini difokuskan pada dua kilometer terakhir menuju Simpang Balekambang. Tahapannya meliputi pekerjaan cut and fill, pemasangan agregat, pembangunan saluran, hingga persiapan pengaspalan,” jelasnya.

Selain pekerjaan jalan, proyek ini juga mencakup pembangunan enam jembatan. Empat jembatan direkonstruksi untuk menyesuaikan lebar jalan, sedangkan dua lainnya direhabilitasi.

Dalam pelaksanaannya, proyek menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tingginya volume kendaraan, terutama saat musim liburan, yang berdampak pada kelancaran pekerjaan di lapangan.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihak pelaksana telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang dan Satlantas Polres Malang terkait pengaturan arus lalu lintas. “Direncanakan akan ada penutupan sementara pada Mei hingga Juni untuk mempercepat penyelesaian di dua kilometer terakhir,” kata Hamzah.

Selama penutupan berlangsung, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Turen atau Kepanjen, khususnya bagi wisatawan yang menuju kawasan selatan Kabupaten Malang.

Selain faktor lalu lintas, kendala lain yang dihadapi adalah proses pembebasan lahan yang masih berlangsung di beberapa titik, baik karena persoalan administrasi maupun kesepakatan dengan pemilik lahan.

Meski demikian, pihak pelaksana optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target. Rampungnya akses jalan ini diharapkan meningkatkan konektivitas menuju kawasan wisata Balekambang serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kabupaten Malang. (den)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button