BondowosoDaerahHukum & KriminalJawa Timur

KPM Penerima Bansos Lapor Hilang KKS, Padahal Ada Transaksi, LKBH Merah Putih Duga Modus Baru ‘Curi’ Bansos Gakin

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Ribuan warga Bondowoso mendapat Bantuan Sosial (Bansos), baik berupa PKH maupun BPNT. Bank yang dipercaya untuk menyalurkan Bansos tersebut adalah BNI.

Jadi tidak heran jika hampir setiap hari, Kelompok Penerima Manfaat (KPM) memadati BNI. Menurut Supervisor Frontliner BNI KCP Bondowoso, Rahmat Arif Nasution, para nasabah KPM Bansos yang datang rata-rata mengadukan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bermasalah.

“Dapat dipastikan, KPM penerima PKH dan BPNT yang datang ke BNI KKS-nya bermasalah. Aduan yang paling banyak KKS-nya hilang. Padahal setelah ditelusuri, ada KPM yang punya 2 rekening,” kata Rahmat, sapaannya.

Untuk mengidentifikasi klaim KKS hilang, BNI terlebih dahulu melakukan penelusuran riwayat transaksi di rekening yang bersangkutan. Jika tidak ditemukan transaksi, berarti memang benar KKS itu hilang, karena tidak ada bukti penarikan.

“Jika kami tidak menemukan transaksi, berati KKS-nya betul-betul hilang. Persyaratan untuk mendapatkan KKS yang baru, cukup isi formulir, KK, KTP dan keterangan SIKS-NG dari Dinsos,”  ujarnya.

Namun, jika KPM mengadukan bahwa KKS-nya hilang, tapi kita temukan transaksi penarikan, berarti KKS-nya tidak hilang, tapi ada yang menggunakan kartu tersebut. “Entah siapa yang menggunakan wallahua’lam, maka syaratnya nambah yakni surat laporan hilang dari kepolisian,” tuturnya.

Rahmat menjelaskan bahwa BNI tidak punya data KPM PKH maupun BPNT, yang bermasalah. BNI hanya melakukan layanan penyaluran Bansos. “Yang pegang data Kemensos atau Dinsos, jadi mereka yang tau siapa saja yang dapat dan yang tidak dapat Bansos,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ahroji, Ketua LKBH Merah Putih mengatakan, dalam kasus Bansos PKH, ditemukan modus baru untuk ‘mencuri’ hak Gakin penerimanya, yaitu  dengan melaporkan  KKS KPM hilang pada Polisi.

“Karena uang Bansos di transfer ke rekening KPM ditarik lewat KKS. KKS ini yang rentan disalahgunakan,” ucapnya. Oleh karena itu, Roji, sapaannya, meminta kepada Polsek maupun Polres Bondowoso, jika ada warga, baik sendirian maupun bersama pendamping PKH mau laporan kartu KKS hilang,  hendaknya dilakukan interview mendalam. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button