Kreativitas Warga Binaan Lapas Banyuwangi Dapat Apresiasi Kakanwil Kemenkumham Susy

139 total views, 3 views today

BeritaNasional.ID,
BANYUWANGI – Lapas Banyuwangi mendapat kunjungan Kakanwil Kemenkumham Jatim Dr. Susy Susilawati, SH., MH, Rabu (11/7/18). Kedatangan orang nomor satu di Kanwil Kemenkumham Jatim ini di sela sela dia punya agenda rapat koordinasi.

Tak pelak kedatangan Kankanwil di Lapas kelas II B Banyuwangi untuk yang kesekian kalinya ini mendapat apresiasi penuh Kalapas Ketut Akbar serta dimeriahkan oleh Jeruji Etnik dan Band Kapok, dimana personil dan penyanyinya adalah warga binaan lapas.

Kesibukan rakor tidak mematahkan niat Susy untuk hadir dan menyempatkan diri menyapa warga lapas Banyuwangi. Wanita berparas ayu itu ingin melihat kreativitas warga binaan serta menyaksikan panen ikan lele yang ada di Lapas Banyuwangi.

“Saya ingin melihat berbagai kegiatan yang ada di Lapas Banyuwangi. Alhamdulillah, saya sudah beberapakali kesini ternyata banyak perkembangan. Tambah bersih dan penataan tamannya juga bertambah bagus serta kegiatan kegiatannya juga semakin banyak. Dan hari ini saya melihat pembuatan batik ala Lapas yang ada gelang borgolnya, dengan desain dari teman Lapas sendiri,” ucap Susy sambil tersenyum lega.

Selain ikut memanen ikan lele, dalam kesempatan ini Susy bersama rombongan juga ikut serta memanen tanaman jagung manis, untuk mengganti tanaman edamame. Susy juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan kesenian yang meningkat menjadi 5 macam di Lapas. Diantaranya kesenian Jeruji Etnik, Band Kapok, Akustik, Hadrah dan Angklung. “Ini hal yang sangat luar biasa sekali, di tengah serba keterbatasan sarana prasarana tapi bisa berkreatifitas tinggi,” puji Susy.

Lapas kelas II B Banyuwangi benar benar membuat Susy bangga. Karena Lapas ini sangat berbeda dengan Lapas Lapas lainnya yang ada di Jawa Timur, terutama adanya kegiatan kerja serta kegiatan seni, plus penataan wilayah Lapas yang terlihat apik.

“Kalau dulu itu Lapas terkesan kumuh, sekarang cukup bagus. Akan tetapi bukan berarti napi yang ada di sini supaya betah. Artinya betah, tidak mau keluar atau berbondong bondong ingin menjadi napi. Tapi Lapas memberi pelayanan terbaik karena mereka disini dididik untuk menjadi lebih baik. Sehingga saat keluar dari Lapas, mereka bisa meneruskan karya yang sudah di pelajari dan di kembangkan selama di Lapas ini,” pungkas Susy. (red)

Caption : Kakanwil Kemenkumham Susy Susilawati saat meninjau kreativitas kerja dan kesenian warga binaan di Lapas kelas II Banyuwangi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *