ACEH

OTK Didduga Lakukan Penganiayaan dan Percobaan Pembunuhan Terhadap Wartawan Deliknews, Gayo Lues

BeritaNasional.ID-Gayo Lues-Dua Orang Tidak Dikenal (OTK) diduga berupaya melakukan penganiayaan dan percobaan pembunuhan terhadap wartawan Deliknews Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Sabtu malam sekira pukul 22:30 WIB, tepatnya di Warung Alpacam, simpang Rikit.

“Saya sedang duduk, menulis berita. Tiba-tiba ada OTK, datang dari belakang, dan langsung memukul saya,” Kata Korban, Ali Sadikin kepada media ini usai kejadian tersebut.

Karena pelaku datang dari belakang, Ali Sadikin mengatakan tidak sempat mengenali wajah pelaku pemukulan yang mengenai tengkuk sebelah kanannya.

“Dia (OTK) itu sempat memukul saya sebanyak Dua kali. Seketika saya bangun dari tempat duduk, pelaku langsung lari,” jelasnya.

Pelaku yang lari langsung naik ke sepeda motor jenis Yamaha Vixion. Ternyata disana sudah menunggu seorang rekan pelaku. Rekan pelaku menunggu, tepat di depan BRI, Unit Rikit Gaib.

Usai kejadian pemukulan tersebut, korban berupaya mengejar pelaku. Namun, pelaku tancap gas tepatnya ke arah Centong Bawah.

Meski tidak melihat wajah pelaku dengan jelas, Ali Sadikin mengaku mengenali ciri-ciri pelaku.

“Yang menunggu diatas sepeda motor, orangnya tinggi besar, sementara yang memukul saya orangnya juga tinggi, tapi badannya agak ramping,” ucapnya.

Ali Sadikin, menyampaikan belum tau motif penganiayaan dan  percobaan pembunuhan tersebut, namun dia menduga pelaku merupakan orang suruhan.

Dia mengatakan tindakan ini merupakan upaya percobaan pembunuhan apalagi Ali Sadikin melihat pelaku membawa pisau.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian ini pada Polres Gayo Lues dengan nomor laporan LP /77/VIII/2019/SPKT. Tanggal 31 Agustus 2019 tentang penganiayaan.

Korban berharap pelaku segera terungkap, termasuk motif kejadian penyerangan tersebut.

“Terkait kejadian ini, saya juga sudah melaporkan ke Pimpinan Redaksi saya dan meminta perlindungan,” kata Ali Sadikin.

Hingga berita ini di publish belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian.

 

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close