SumateraSumatera Utara

PA Gabungan Mamre GBKP Klasis Menara Hadirkan Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis

BeritaNasional.ID DELI SERDANG, SUMUT    —Penelaahan Alkitab (PA) Gabungan Mamre (kaum bapak) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) se-Klasis Medan Namo Rambe (Menara) berlangsung khidmat dan penuh sukacita pada Minggu, 22 Februari 2026, di GBKP Runggun Kuta Tengah, Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan rohani ini tidak hanya menjadi momentum penguatan iman bagi kaum bapak, tetapi juga diwujudkan dalam aksi sosial nyata. BP Mamre GBKP Klasis Menara menggelar donor darah, cek kesehatan umum, pemeriksaan mata, dan pemeriksaan tulang secara gratis serta terbuka untuk masyarakat luas.

Sebanyak 19 Mamre GBKP Runggun dari total 24 Mamre GBKP Runggun dan 1 Mamre Bajem yang ada di Klasis Menara turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Hadir pula BPMK, BPMR GBKP Kuta Tengah, serta Pendeta Tugas Khusus Mamre GBKP, Pdt. Tenangukur Barus, S.Pd, yang menyampaikan khotbah dalam PA Gabungan tersebut. Jemaat GBKP Runggun Kuta Tengah dan masyarakat sekitar tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, khususnya layanan kesehatan gratis.

Kegiatan sosial ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI), SMEC, Anlene, Team Pemburu Kemanusiaan, Karya Medical Care, serta Extra Joss. Sementara itu, media partner yang turut mendukung publikasi kegiatan ini adalah Berita Nasional dan Pijar Pos.

Ketua BP Mamre Klasis Medan Namo Rambe, Jettendro Silvanus Pandia, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari motto Mamre GBKP, “Mamre Erdiate, Mamre Erpemere” (Kaum Bapa yang Simpati dan Empati).

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi bukti nyata bagaimana Mamre GBKP hadir menjadi berkat bagi sesama dan membangun kebersamaan dalam kasih Tuhan. Kita dipanggil untuk peduli dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris BP Mamre Klasis Medan Namo Rambe, Jekoniah Tarigan, S.Sos. Ia menekankan pentingnya peran Mamre sebagai pelopor dalam membangun persaudaraan, baik di lingkungan gereja, keluarga, maupun masyarakat luas.

“Kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, Mamre GBKP Klasis Menara akan terus merangkul berbagai stakeholder, termasuk pemerintah dan tokoh masyarakat, demi memperluas pelayanan kasih. Karena pada dasarnya, kita semua adalah saudara dalam Tuhan,” katanya.

Perwakilan sponsor, Woto Surbakti, turut mengapresiasi antusiasme jemaat dan masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial gereja di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PA Gabungan Mamre GBKP Klasis Menara tidak hanya menjadi ajang pertumbuhan iman, tetapi juga sarana mempererat solidaritas dan menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Kiranya seluruh Mamre GBKP se-Klasis Medan Namo Rambe tetap semangat melayani Tuhan dan sesama selagi masih ada kesempatan. Soli Deo Gloria. (Kiel/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button