Maluku

Pemdes Puao Salurkan BLT Tahap Dua Kepada 105 KK

Beritanasional.ID, Halmahera Timur – Pemerintah Desa (Pemdes) Puao Kecamatan Wasile, Tengah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara kembali salurkan BLT tahap dua, dalam kesempatan itu turut hadir Ketua BPD dan pendamping Desa Kecamatan Wasile Tengah, pembagian BLT berlangsung di Kantor Desa Puao, Sabtu (1/8/2020).

Setelah dilalui proses pembagian tahap pertama, kini Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sudah memasuki pembagian tahap dua, tentunya berbeda dengan pembagian tahap pertama, BLT Dana Desa tahap kedua ini diterimah sebesar Rp300 dan diberikan dua bulan, Juli-Agustus menjadi Rp600.

Sebanyak 105 Kepala Keluarga (KK) Desa Puao kecamatan Wasile Tengah mendapatkan BLT Dana Desa tahap dua diantaranya ada 14 Mahasiswa yang menerimanya, mereka yang mendapatkan BLT ini adalah masyarakat yang kurang mampu ataupun kehilangan pendapatan pasca mewabahnya pandemi Covi-19, Kata Abdullah Hi.Ishak, saat penyerahan bantuan langsung.

“Pada tahap pertama, BLT yang diberikan sebesar Rp 600 dan di tahap kedua mengalami penurunan menjadi Rp 300 ribu. Jadi, masyarakat saat mendapatkan bantuan tahap dua ini tidak berpikir negatif kenapa menjadi 300 ribuh. Ini sudah diatur oleh pemerintah pusat (PermeDes),” ujar Kades Abdulah Hi.Ishak, Sabtu (1/8/2020).

“Pembagian BLT Dana Desa tahap dua sebesar Rp 300 ini akan dibagikan selama 3 bulan, yakni dimulai dari Bulan Juli, Agustus, dan September tahunb2020. Jika pihak Desa ingin melakukan perubahan terhadap penerima BLT tersebut maka harus melalui musyawarah desa (Musdes) dan itu sudah dilakukan pada hari Senin 26-7-2020 melalui MusDes penerimaan BLT tahap dua, terhitung dari bulan Juli-Agustus saat ini yang diberikan sebesar Rp 600 ribuh,” jelas Adullah PJ Puao di hadapan masyarakat penerima bantuan.

“Bntuan langsung tunai yang diserahkan hari ini, sebesar Rp600 untuk dua bulan Juli-Agustus, bagi masyarakat yang menerima BLT hari ini dapat menghitung kembali jangan terulang seperti penerimaan tahap pertama sebab ada warga yang datang bertanya pada PemDes katanya bantuan itu ada yang kurang. Padahal BLT sudah diberikan dan sudah terlewati satu hari ini sudah tentu BLT itu kemungkinan sudah dipakai,” tegas Abdullah pada penerima BLT tersebut.

Terakhir ia pun berharap agar diprioritas kebuhtuhan. Sehari-hari atau kebutuhan pokok lainnya jangan kesannya mengunakan BLT digunakan untuk membeli handphone atau barang mewah lainnya, dia juga berharap agar dimasa pendemi ini, warganya senantiasa menaati protokol kesehatan.

Sementara manfaat BLT juga disampaikan oleh. Stefan Tuo Ketua BPD Desa Puao, juga berharap kepada warga penerima manfaat BLT agar menggunakan uang tersebut tepat sasaran.

“Jangan salah gunakan uang tersebut,
Pemerintah membuat satu program yang namanya BLT ini agar mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keluarga, agar dapat meringankan beban ekonomi ditengah pendemi Covid-19 demi memutus matarantai Covid-19,” harapnya. (Riski Ismail)

Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close