Nusa Tenggara Timur

Pemkab Kupang Gelar Tahap Akhir Sayembara Desain Patung Yesus Kristus Memberkati di Pulau Semau

BeritaNasional.ID, KUPANG — Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar Proses Penilaian Akhir Sayembara Desain Patung Yesus Kristus Memberkati yang akan dibangun di Tanjung Batu Kong, Pulau Semau, Kamis (15/8). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan salah satu program strategis Pemkab Kupang periode 2025–2029, yaitu pembangunan Taman Wisata Rohani yang akan menjadi ikon baru pariwisata Nusa Tenggara Timur.

Acara yang berlangsung khidmat di Hotel Amaris Kupang ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Pemerintah Kabupaten Kupang, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana), para juri, peserta sayembara, serta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda), Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan bahwa sayembara ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan daerah melalui pengembangan pariwisata.

“Kabupaten Kupang telah menetapkan pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pembangunan, selaras dengan arah pembangunan pariwisata nasional. Dari kekayaan alam, budaya, dan kreativitas masyarakat, kita memiliki 75 objek wisata, namun aspirasi masyarakat menegaskan harapan hadirnya wisata rohani yang khas, sebagai landmark kebanggaan daerah,” ungkapnya.

Setelah melalui kajian mendalam, Tanjung Batu Kong di Pulau Semau dipilih sebagai lokasi terbaik pembangunan patung setinggi 40 meter tersebut. Lokasi ini dinilai strategis karena berada di pintu gerbang menuju ibu kota provinsi, memiliki panorama laut dan hutan yang indah, dekat dengan Pelabuhan Hansisi dan Tenau, serta dapat terlihat dari jalur udara.

“Patung ini bukan sekadar monumen, melainkan simbol kasih, penyambutan, dan doa berkat bagi setiap orang yang datang dan pergi dari Nusa Tenggara Timur,” tambah Yosef Lede.

Sayembara desain ini diikuti oleh 19 peserta, dan setelah melalui proses seleksi, 5 karya terbaik berhasil lolos ke tahap penilaian akhir untuk menentukan 3 besar pemenang. Bupati Kupang mengapresiasi seluruh peserta yang telah berkontribusi, baik yang lolos maupun belum.

“Setiap ide yang lahir adalah bagian dari sejarah pembangunan Kabupaten Kupang. Harapan kami, karya terpilih nantinya bukan hanya indah secara estetika, tetapi juga sarat makna rohani, mampu menjadi ikon kebanggaan daerah, serta memberi dampak ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana, Prof. Philiphi de Rozari, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan Undana dalam kegiatan ini.

“Dilibatkannya Fakultas Sains dan Teknik Undana dalam kegiatan ini adalah sebuah kehormatan dan wujud kepercayaan yang sangat kami hargai. Sayembara ini bukan sekadar ajang kompetisi desain, tetapi sarana untuk menghidupkan kreativitas, inovasi, dan nilai-nilai luhur dalam menciptakan karya monumental yang kelak akan menjadi ikon rohani, budaya, sekaligus destinasi wisata,” kata Prof. Philiphi.

Ia juga menegaskan bahwa proses penilaian akhir ini menjadi momen penting untuk memilih desain terbaik yang indah secara estetika, kontekstual dengan budaya lokal, serta kokoh secara teknis.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Mateldius S. J. Sanam menegaskan dukungan penuh instansinya terhadap pembangunan ini serta dalam proses seleksi ini, siapapun yang terpilih agar benar-benar bekerja.

“Kami akan memastikan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya benar-benar bekerja secara maksimal, sehingga patung ini bisa menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Mateldius optimis bahwa pembangunan Patung Yesus Kristus Memberkati akan menjadi ikon wisata rohani kebanggaan Kabupaten Kupang, yang dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga mancanegara.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal mewujudkan Taman Wisata Rohani Tanjung Batu Kong yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Kupang dan Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.*

(Alberto)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button