Jawa TimurProbolinggo

Pemkot Probolinggo Salurkan BLT DBHCHT kepada 2.729 Warga, Dipercepat Jelang Idul Fitri

BeritaNasional.ID, PROBOLINGGO JATIM – Pemerintah Kota Probolinggo menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada ribuan warga, Kamis (12/3). Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di GOR Kedopok, Jalan Mastrip, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok.

Selain BLT DBHCHT, dalam kegiatan tersebut pemerintah juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial lainnya, di antaranya bantuan alat bagi penyandang disabilitas, paket sembako, bantuan alat usaha, serta bantuan nutrisi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu penerima bantuan, Siti Aminah, warga Kecamatan Mayangan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu meringankan kebutuhan rumah tangga, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi menjelang lebaran kebutuhan banyak. Uangnya rencana saya pakai untuk beli beras dan kebutuhan dapur,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Probolinggo, Madihah, menjelaskan bahwa pemberian BLT DBHCHT merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.

Menurutnya, bantuan tersebut juga diharapkan dapat mendorong keluarga penerima manfaat agar lebih mandiri serta mampu meningkatkan taraf hidup mereka.

“Total penerima BLT DBHCHT tahun 2026 sebanyak 2.729 orang. Mereka terdiri dari 95 buruh pabrik, 66 buruh tani, serta 2.545 masyarakat lainnya yang berasal dari kelompok desil 1 hingga 3,” jelasnya.

Jika dirinci berdasarkan wilayah, penerima bantuan berasal dari Kecamatan Wonoasih sebanyak 434 orang, Kademangan 550 orang, Mayangan 598 orang, Kedopok 483 orang, serta Kanigaran 664 orang.

Selain BLT, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial lain, meliputi 136 paket sembako untuk fakir miskin, 18 paket bantuan alat usaha bagi fakir miskin, 23 paket bantuan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), 4 paket alat bantu bagi difabel, serta 8 paket bantuan bagi anak yatim terlantar.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyampaikan rasa syukur karena penyaluran bantuan dapat dilakukan di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Mudah-mudahan di hari ke-22 Ramadan ini kita semua diberkahi kesehatan, diampuni dosa-dosa kita dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” ujarnya di hadapan para penerima bantuan.

Ia menjelaskan, pada umumnya bantuan sosial disalurkan setiap tiga bulan sekali. Namun menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Dinas Sosial mempercepat penyalurannya agar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Pemberian bantuan ini disegerakan sebelum Idulfitri agar bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok Bapak dan Ibu sekalian. Gunakan bantuan ini untuk membeli bahan pangan seperti beras, minyak dan kebutuhan penting lainnya,” pesannya.

Ke depan, lanjut Aminuddin, penyaluran bantuan akan dilakukan melalui sistem kartu yang bekerja sama dengan Bank Jatim. Sistem tersebut diharapkan memudahkan pemantauan penyaluran bantuan secara berkelanjutan serta terintegrasi dengan berbagai program pemerintah lainnya.

Ia juga menegaskan bahwa penanganan kemiskinan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Probolinggo. Bahkan, angka kemiskinan di daerah tersebut saat ini tercatat mengalami penurunan sebesar 0,69 persen.

“Kita berharap masyarakat Kota Probolinggo ke depan bukan lagi sebagai penerima bantuan, tetapi menjadi pihak yang mampu memberikan bantuan. Karena sebagaimana pesan Nabi Muhammad SAW, tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah,” ungkapnya.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Dr. Rey Swigtyo, jajaran Forkopimda Kota Probolinggo, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yudo Apriyantono, Ketua Pengadilan Negeri Kota Probolinggo Meilina Nawangwulan, pimpinan Bank Jatim Cabang Probolinggo, Kepala BPS Kota Probolinggo, serta para camat dan lurah se-Kota Probolinggo.

 

(Yul/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button