Daerah

Perbaiki Hubungan Vertikal dan Horisontal, NU Gelar Silaturrahmi Ke Mesjid-mesjid

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Ranting NU Desa Wonosuko Kecamatan Tamanan melakukan silaturrahmi ke masjid-mesjid yang ada di Kecamatan Tamanan Kegiatan tersebut mengambil tema ‘Melestarikan Sullam Safinah’.

Baidawi, inisiator kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini didukung oleh KH. Imam Barmawi Burhan sebagai keynote speaker dan dibantu oleh KH. Anwar Syafi’I, KH. Mas’ud Ali, KH. Matkur Damiri, dan KH. Ruslani.

“Meminjam istilahnya almarhum almaghfurlah KH. Hasan Abdul Wafi, kalau sudah S2 (Safinah Sullam), maka cara melakukan hablum minallah (hubungan vertical, red) wa hablum minannas (hubungan horizontal, red), tidak usah diragukan kembali,” jelasnya.

Safinatunnajah, lanjutnya, adalah kitab fiqih karya Syekh Salim bin Samir al-Hadrami, yang menjadi dasar pembelajaran bagi pemula dalam mazhab Syafi’i. Kitab ini membahas hukum-hukum dasar fiqih, terutama dalam masalah ibadah, seperti tata cara shalat, zakat, puasa, dan lainnya.

Sedangkan Sullamttaufiq mencakup 3 pokok utama ajaran Islam, yaitu aqidah (tauhid, red), berisi keimanan dan sifat-sifat Allah serta perkara wajib dan mustahil bagiNya. Menjelaskan tentang Nabi dan Rasul termasuk sifat wajib, mustahil dan jaiz bagi mereka.

Kemudian kitab ini juga mengajarkan fiqih dan tasawuf. Didalamnya membahas kewajiban dasar bagi seorang muslim, keimanan kepada Allah dan Rasulnya. Hukum ibadah, seperti shalat, zakat, puasa, haji, hingga penjelasan maksiat dan cara bertaubat.

Dalam silaturrahmi pertama, Kyai Anwar, sapaannya, menekankan pentingnya khotib mengetahui syarat dan rukun. Sebab kalau khatib tidak mengetahui syarat dan rukun khutbah, maka khutbah dan shalat jum’atnya bisa tidak sah.

Menurut Baidawi, kegiatan silaturrahmi ini akan terus dijalankan dengan pindah-pindah tempat (masjid, red). Ini penting, agar ummat Islam dalam menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan yang benar. (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button