Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tingkatkan Penyaluran BBM 20% untuk Majene dan Polewali Mandar

BeritaNasional.ID POLMAN SULBAR-Aktivitas pengisian Biosolar dan Pertalite di sejumlah SPBU Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, meningkat pada Minggu (18/10). Kepadatan kendaraan, mulai dari truk, bus hingga kendaraan pribadi, terpantau di beberapa titik yang berada di sepanjang jalur poros Trans Sulawesi. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memantau kondisi tersebut dan mengoptimalkan penyaluran BBM untuk mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Dinamika pengisian terjadi di sejumlah SPBU di beberapa kabupaten di Sulawesi Barat, terutama pada jalur utama yang menjadi lintasan kendaraan antardaerah. Pada waktu tertentu, khususnya akhir pekan dan jam dengan volume kendaraan tinggi, aktivitas pengisian meningkat hingga kendaraan menunggu di luar area SPBU dan mencapai bahu jalan.
Kondisi tersebut dipengaruhi tingginya lalu lintas kendaraan di jalur Trans Sulawesi, penerapan ketentuan pengisian berdasarkan surat edaran bupati di masing-masing kabupaten, serta pola kedatangan pasokan dari Fuel Terminal (FT) Pare-Pare. Adanya batasan pengisian mendorong sebagian konsumen mendatangi SPBU berbeda untuk memenuhi kebutuhan BBM kendaraannya. Situasi ini turut meningkatkan frekuensi transaksi di sejumlah lokasi.
Pemantauan transaksi menunjukkan peningkatan aktivitas pengisian setelah ketentuan pembelian diterapkan. Di Kabupaten Polewali Mandar, kenaikan transaksi terlihat pada Biosolar maupun Pertalite. Sementara di Kabupaten Majene, peningkatan cukup besar terjadi pada transaksi Pertalite. Perkembangan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam evaluasi penyaluran dan pengaturan pelayanan di lapangan.
Sebagai respons terhadap peningkatan kebutuhan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan penyaluran BBM sebesar 20% dari rerata harian normal untuk wilayah Kabupaten Majene dan Polewali Mandar. Penyesuaian pasokan ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran pelayanan di SPBU. Berdasarkan hasil pemantauan pada Minggu (18/10) pukul 17.30 WITA, beberapa SPBU di kedua kabupaten terpantau relatif lengang, sementara sejumlah lokasi lainnya masih cukup padat oleh kendaraan truk maupun roda dua.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa perusahaan terus menyesuaikan langkah operasional dengan perkembangan kebutuhan di lapangan, termasuk mengoptimalkan pengiriman pasokan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait.
“Kami terus memantau kondisi stok, realisasi penyaluran, dan perkembangan aktivitas pengisian di wilayah Majene dan Polewali Mandar. Penambahan penyaluran sebesar 20% menjadi salah satu upaya untuk mengakomodasi kebutuhan BBM masyarakat. Kami juga berkoordinasi dengan FT Pare-Pare, pemerintah daerah, dan aparat terkait agar pasokan serta pelayanan di SPBU dapat berjalan lebih optimal,” ujar Lilik.
Sebagai tindak lanjut, Pertamina berkoordinasi dengan FT Pare-Pare untuk memprioritaskan pengiriman BBM ke wilayah yang membutuhkan. Pemantauan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, termasuk melalui Tim Satgas BBM Kabupaten Polewali Mandar, juga dilakukan untuk melihat langsung perkembangan penyaluran di lapangan.
Pengaturan kendaraan di luar area SPBU terus dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan aparat penegak hukum setempat agar kendaraan yang menunggu tidak mengganggu kelancaran lalu lintas. Selain itu, peningkatan jam operasional pada SPBU yang membutuhkan serta pengaktifan petugas marshalling dilakukan untuk membantu mengatur pergerakan kendaraan dan memperlancar proses pengisian.
Lilik turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para pengemudi atas kesabaran selama dinamika pengisian berlangsung. Ia mengajak konsumen membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Kami berterima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat. Dukungan konsumen sangat berarti untuk menjaga pelayanan tetap tertib, terutama di SPBU yang berada di jalur utama antardaerah. Kami mengajak masyarakat mengisi BBM sesuai kebutuhan dan memberi ruang bagi pengguna lain agar pelayanan dapat berlangsung lebih lancar,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau kondisi penyaluran di Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Majene serta menyesuaikan langkah operasional berdasarkan perkembangan di lapangan. Masyarakat diharapkan memperoleh informasi dari saluran resmi dan bersama-sama menjaga ketertiban di area SPBU.
Untuk pertanyaan, informasi, maupun keluhan terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 melalui saluran resmi yang tersedia.
Media Contact: Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi



