‘Pisau Tak Boleh Berkarat’, Pesan Haru Brigjen Joao Nunes saat Purna Tugas dari NTT

BeritaNasional.ID, KUPANG — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Malam Kekeluargaan Lepas Sambut Komandan Korem 161/Wira Sakti dari Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes kepada Kolonel Inf. Hendro Cahyono, yang digelar di Hotel Aston Kupang, Jumat (1/8) malam. Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wakil Gubernur Johni Asadoma, hadir langsung dalam acara tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi pejabat lama dan sambutan hangat bagi pemimpin baru Korem 161/WS.
Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya berhalangan hadir dalam acara resmi lepas sambut sehari sebelumnya, namun kehadiran mereka malam itu menjadi penegasan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi dan TNI dalam menjaga stabilitas serta mempercepat pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma memberikan apresiasi tinggi kepada Brigjen Joao Nunes atas pengabdiannya menjaga keamanan dan ketertiban di NTT. “Beliau adalah sosok yang sangat tanggap dan berdedikasi. Terima kasih atas pengabdian menjaga NTT tetap aman dan tenteram. Selamat memasuki masa purna tugas, masa yang indah, dan tetaplah aktif berkarya,” ungkap Wagub.
Wagub juga menyambut kehadiran Kolonel Inf. Hendro Cahyono sebagai Danrem yang baru. “Selamat datang di Bumi Flobamorata. Kami berharap bisa terus berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan menyukseskan pembangunan di daerah ini,” tambahnya.
Brigjen Joao Xavier Barreto Nunes dalam kesan dan pesannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugasnya selama ini. Ia menggarisbawahi pentingnya melanjutkan semangat membangun, khususnya dalam swasembada pangan, pengadaan air bersih, dan program Mangrove untuk Bangsa dan Generasi (MBG).
Ia juga memohon doa restu untuk tugas berikutnya dan berkomitmen tetap berkontribusi bagi pembangunan NTT. “Pisau kalau dibiarkan berkarat. Tapi jika terus digunakan dan diasah, dia akan tetap tajam. Saya mohon doa restu untuk tugas apa pun ke depan demi bangsa, negara, dan NTT,” ucap Brigjen Joao.
Danrem baru, Kolonel Hendro Cahyono, dalam perkenalan singkatnya mengungkapkan komitmen melanjutkan program-program positif yang telah dirintis Brigjen Joao. “Saya adalah didikan beliau. Saya akan melanjutkan kolaborasi yang sudah ada, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pengadaan air. Mohon diterima di NTT dan mari kita jaga sinergi ini,” katanya.
Gubernur Melki Laka Lena yang turut memberikan sambutan mengisahkan pengalaman bekerja bersama Brigjen Joao. Menurutnya, Brigjen Joao adalah sosok lugas, tidak suka basa-basi, dan cepat bertindak dalam menyelesaikan masalah. “Beliau tentara sejati, tidak neko-neko. Banyak hal besar telah kita lakukan bersama, mulai dari penanganan bencana, air bersih, hingga pertanian. Terima kasih untuk semua dedikasi dan integritasnya,” ujar Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan pentingnya keberlanjutan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam menyukseskan berbagai program nasional di NTT. “Ada belasan program strategis nasional yang mesti kita sukseskan di NTT. Untuk tugas besar ini, kami sangat mengharapkan kolaborasi yang erat dengan TNI seperti yang sudah terjalin selama ini,” tegasnya.
Acara turut dihadiri Kepala Staf Korem, para perwira, komandan kodim, serta keluarga besar Korem 161/WS. Malam haru dan hangat ini ditutup dengan penyerahan cinderamata serta lantunan lagu-lagu etnik NTT, menandai eratnya kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan Pemerintah Provinsi demi terciptanya keamanan dan kemajuan di Nusa Tenggara Timur.***
(Alberto)



