Pukat Trawl Bebas Beroperasi Menghancurkan Kehidupan Nelayan Jaring dan Juga Ekosistim Laut

BeritaNasional.ID-TANJUNGBALAI SUMUT
Keluh dan kesah yang dirasakan nelayan jaring akibat ulah pengusaha pukat Trawl ataupun pukat Harimau yang semakin merajalela pada perairan Asahan, Batubara dan juga Labuhan Batu, dimana pukat Harimau tersebut melakukan penangkapan ikan dengan semena mena tanpa memikirkan nelayan jaring yang melakukan penangkapan ikan pada tempat yang sama.
Hal tersebut dikatakan salah seorang nelayan jaring yang berinisial SK warga Bagan Kabupaten Asahan Sumatera Utara pada Wartawan Kamis 28/10/21 di Bagan Asahan.
Disebutkan SK sewaktu mereka melabuh atau akan melakukan tangkapan ikan dan pada tempat yang sama juga pukat Trawl tersebut melakukan tangkapannya tanpa memikirkan kami nelayan jaring ini, dan sudah jelas kami para penjaring tidak akan mendapatkan hasil.
Akibat ulah mereka pukat Trawl yang membabat habis seluruh ekosistim yang ada dilaut, kami para nelayan jaring jelas tidak mendapatkan hasil dari tangkapan tersebut dan bahkan yang lebih ironisnya jaring jaring yang kita labuhkan bahkan dibabat habis mereka sampai koyak dan bahkan sampai hilang tanpa ada ganti rugi kepada kami para penjaring papar nelayan tersebut dengan sedih.
Ditambahkannya apabila hal tersebut berkelanjutan tanpa ada tindakan dari aparat penegak hukum, jelas kami para nelayan jaring tidak akan sanggup lagi menghidupi keluarga dan kita bermohon kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan yang tegas kepada pengusaha pukat trawl tersebut pinta SK dengan penuh harap.(As18)



