Daerah

Pupuk Bansos DBHCHT Untuk Petani Bondowoso Rp 1,3M

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Pada bulan Juni mendatang, Bondowoso akan mendapatkan tambahan quota pupuk hingga belasan ribu ton. Dari puluhan ton pupuk tersebut akan diwujudkan dalam bentuk Bantuan sosial (Bansos) secara gratis.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso Hendri Widotono membenarkan informasi tersebut. Pengirimannya ada dua tahap. Tahap pertama 19 ribu ton dan tahap kedua 13 ribu ton, total 13 ribu ton.

“Alokasi pupuk subsidi untuk Bondowoso tahun ini berjumlah 32 ton. Juga ada Bansos pupuk untuk petani senilai Rp 1,3M. Program ni dalam rangka ketahanan pangan,” kata Hendri, sapaannya.

Mekanisme pengadaan pupuk Bansos, lanjutnya, menggunakan e-purchasing, jadi penawarannya melalui e-catalog. Dan penganggarannya menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Ditambahkan, petani tembakau mendapat prioritas dari pupuk yang menggunakan anggaran DBHCHT. Kalau misalkan ada petani tidak masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), maka akan menjadi penerima manfaat dari Bansos pupuk.

Setiap petani penerima pupuk Bansos, maksimal dibatasi 250 kilogram atau 2,5 kuintal, tergantung luas lahan pertaniannya, karena anggarannya terbatas. Kalau pupuk non Bansos, petani boleh membeli sesuai kebutuhannya. (Syamsul Arifin/Bernas)

 

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button