Puskesmas Kabanjahe Luncurkan Inovasi MELIAS, Dorong Lansia Sehat, Mandiri, dan Aktif

1. Latar Belakang Inovasi
Puskesmas Kabanjahe merupakan salah satu Puskesmas yang ada di Kabupaten Karo.
Inovasi Melayani Lansia Agar Sehat ( MELIAS ) merupakan Inovasi Puskesmas Kabanjahe yang dilaksanakan pada Tahun 2025. Lansia merupakan sebuah siklus hidup manusia yang hampir pasti dialami setiap orang. Kenyataan saat ini setiap kali menyebut “Lansia” yang terbersit dibenak kita adalah seseorang yang tidak berdaya dan memiliki masalah kesehatan. Dengan adanya Inovasi MELIAS diharapkan lansia dapat berdaya sebagai subjek dalam pembangunan kesehatan. Pengalaman hidup menempatkan lansia bukan hanya sebagai orang yang dituakan dan dihormati di lingkungannya, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan (age of chance) di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitamya dalam mewujudkan keluarga sehat, dengan memanfaatkan pengalaman yang sudah dimiliki dan diperkaya dengan pemberian pengetahuan kesehatan yang sesuai.
Pemeriksaan ini penting untuk meningkatkan kesadaran Lansia akan kondisi kesehatan mereka dan pentingnya menjaga kesehatan khususnya untuk lansia yang mempunyai penyakit menahun. Memelihara kesehatan melalui pengkuran, pemeriksaan dan konsultasi kesehatan. Memberikan dukungan psikologis dan semangat bagi lansia untuk menjalani kehidupan sehari-hari Oleh sebab itu maka UPTD Puskesmas Kabanjahe mengusung inovasi MELIAS untuk Meningkatkan kemandirian agar lansia bisa tetap mandiri dan aktif dalam kegiatan seharihari. Meningkatkan peran serta dan pemberdayaan keluarga, masyarakat dan lansia dalam upaya serta peningkatan kesehatan lansia.
2. Penjaringan dan Pemilihan Ide
Salah satu tahapan yang dilakukan untuk menciptakan Inovasi MELIAS adalah penjaringan dan pemilihan ide. Pada tahap ini Pegawai Puskesmas Kabanjahe melaksanakan diskusi melalui rapat yang dilaksanakan di Puskesmas Kabanjahe untuk menetapkan Inovasi MELIAS pada tahun 2025. Adapun hasil yang diperoleh sehingga menetapkan inovasi Melias pada tahun 2025 yaitu:
Kurangnya angka kunjungan ke posyandu
– Tingginya angka penyakit degenerative (DM, Hipertensi, Osteoporosis, Arthiritis)
Kurangnya Dukungan keluarga terhadap lansia
Kurangnya angka kunjungan lansia yang sakit menahun ke fasililitas kesehatan
3. Metode Kerja MELIAS
– Melakukan senam lansia
– Melakukan skrining kesehatan lansia
– Melakukan Home Care (Kunjungan Rumah Lansia)
– Pemeriksaan Fisik / Anamnese
– Pemeriksaan Laboratorium Pemeriksaan Laboratorium sederhana meliputi pemeriksaan Gula darah, kolesterol dan asam urat
– Edukasi kepada Lansia maupun keluarga lansia tentang penyakit yang dideritanya
4. Manfaat Inovasi
– Meningkatkan kesadaran Lansia akan kondisi kesehatan mereka dan pentingnya menjaga kesehatan khususnya untuk lansia yang mempunyai penyakit menahun.
– Memelihara kesehatan melalui pengkuran, pemeriksaan dan konsultasi kesehatan
– Memberikan dukungan psikologis dan semangat bagi lansia untuk menjalani kehidupan sehari-hari
– Meningkatkan kemampuan lansia dalam merawat diri sendiri dan mengelola penyakit mereka
– Meningkatkan kualitas hidup dengan memberikan edukasi dan monitor obat-obatan yang mereka konsumsi
– Meningkatkan kemandirian agar lansia bisa tetap mandiri dan aktif dalam kegiatan seharihari.
5. Dampak Inovasi
Adapun dampak Inovasi MELIAS, yaitu:
– Meningkatnya kesadaran lansia untuk ikut dalam kegiatan posyandu lansia, meningkatnya peran serta keluarga dalam merawat lansia, meningkatnya kesehatan dan angka harapan hidup lansia, terjalinnya kerjasama lintas sektoral, tercapainya angka kunjungan lansia, keluarga Sudah lebih berperan aktif merawat lansia, kerjasama lintas sektoral semakin meningkat.
6. Sasaran
Orang yang berumur 60 tahun keatas (LANSIA) yang terdapat pada cakupan wilayah kerja Puskesmas Kabanjahe.
7. Pelaksaan Kegiatan
1. Tempat : Posyandu Lansia Desa dan Kelurahan
2. Waktu : Ditetapkan dan Diinformasikan
8. Penutup
Inovasi MELIAS merupakan Inovasi di Puskesmas Kabanjahe yang dilaksanakan pada Tahun 2025. Dengan adanya Inovasi MELIAS diharapkan agar para lansia melakukan pemeriksaan kesehatan dan melakukan konseling ke Petugas Kesehatan agar meningkatkan derajat kesehatan lansia untuk mencapai lansia sehat, mandiri, aktif, produktif dan berdaya guna bagi keluarga dan masyarakat. (Kiel/Bernas)



