Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Karo Tegaskan Pertanian sebagai Pilar Utama Pembangunan Daerah

BeritaNasional.ID KABANJAHE, SUMUT —Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., sektor pertanian semakin ditegaskan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Berbagai langkah konkret dilakukan Pemerintah Kabupaten Karo untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas lahan, serta mendorong komoditas unggulan daerah agar semakin berdaya saing di tingkat nasional.
Optimalisasi Lahan Rawa Lau Baleng dan Panen Raya Padi
Salah satu capaian penting dalam satu tahun terakhir adalah optimalisasi lahan rawa di wilayah Lau Baleng dan sekitarnya sebagai sentra produksi padi. Panen raya yang dilaksanakan di kawasan tersebut menjadi simbol keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian, serta dukungan pemerintah pusat dan provinsi.
Data Dinas Pertanian Kabupaten Karo menunjukkan bahwa produktivitas padi di kawasan rawa Lau Baleng mampu mencapai rata-rata 6–7 ton per hektare, dengan luas lahan yang dikelola mencapai ribuan hektare dalam satu musim tanam. Keberhasilan ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan penguatan kontribusi Kabupaten Karo terhadap program swasembada pangan.
Dalam berbagai kesempatan, Bupati Karo menegaskan bahwa optimalisasi lahan rawa bukan sekadar program jangka pendek, melainkan strategi berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan.
“Pertanian adalah jantung ekonomi Karo. Jika petani kuat, maka Karo akan kuat,” tegas Bupati saat menghadiri panen raya bersama para kelompok tani.
Jeruk Karo Mendunia: Penguatan Hortikultura Unggulan
Selain sektor padi, perhatian besar juga diberikan pada komoditas hortikultura unggulan, khususnya Jeruk Karo yang telah dikenal luas di pasar nasional. Selama satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Karo menyalurkan berbagai bentuk dukungan, termasuk bantuan sarana pengendalian hama lalat buah, pendampingan teknis, serta penguatan kelembagaan kelompok tani.
Program pengendalian hama terpadu di kawasan Liang Melas Datas (LMD) dan sekitarnya mencakup distribusi ribuan perangkap dan atraktan untuk menjaga kualitas buah serta meningkatkan produktivitas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga mutu Jeruk Karo agar mampu bersaing dan memperluas akses pasar.
Bupati Antonius Ginting menegaskan bahwa penguatan komoditas jeruk tidak hanya bertujuan menjaga reputasi, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk potensi ekspor di masa mendatang.
Sinergi dan Keberlanjutan
Dalam satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Karo juga mendorong sinergi lintas sektor melalui dukungan infrastruktur pertanian, peningkatan kapasitas penyuluh, serta penguatan data produksi sebagai dasar perencanaan kebijakan.
Pendekatan berbasis data ini memastikan bahwa setiap intervensi pemerintah tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi petani. Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi guna menjadikan sektor pertanian semakin modern, efisien, dan berkelanjutan.
Komitmen Mewujudkan Karo Mandiri dan Sejahtera
Satu tahun kepemimpinan Bupati Antonius Ginting menandai konsistensi dan keberpihakan nyata terhadap sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi daerah. Dengan optimalisasi lahan rawa Lau Baleng, keberhasilan panen raya padi, serta penguatan Jeruk Karo sebagai komoditas unggulan, Pemerintah Kabupaten Karo optimis mampu mewujudkan daerah yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Karo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembangunan sektor pertanian sebagai kekuatan utama Tanah Karo.



