BondowosoDaerahHeadlineJawa TimurPemerintahan

Selamatkan Petani Tembakau, Bupati Siapkan Regulasi Terkait Dampak Ekonomi Politik Global

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Bupati Bondowoso, KH. Bd. Hamid Wahid akan melindungi yang disebutnya sebagai produsen utama dalam sistem ekonomi pertanian di Bondowoso.

Yang dimaksud dengan produsen utama dalam sistem ekonomi oleh Ra Hamid, sapaannya, adalah petani dan buruh tani. Perlindungan tersebut meliputi penguatan akses pasar tembakau lokal, perlindungan budaya lokal.

“Disamping itu perlindungan Pemerintah terhadap petani dan buruh tani adalah stabilisasi harga, serta pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan buruh tani,” Jelasnya.

Bupati mengatakan, perubahan kebijakan ini bukan disebabkan produsen utama, tapi karena dinamika ekonomi politik global yang berpotensi menekan keberlangsungan sektor tembakau lokal.
Perubahan kebijakannya  antara lain pembatasan kadar nikotin dan tar. Factor ini, bukan hanya sekadar masalah kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika ekonomi politik global dunia. Pemkab Bondowoso akan menyiapkan regulasi terkait hal itu.

Dikatakan, tanaman tembakau bagi warga Bondowoso ibarat mas. Petani tembakau sekitar 5 ribu orang. Artinya, lebih dari 5 ribu warga Bondowoso yang penghidupannya dari hasil menanam tembakau.

“Karena ribuan warga Bondowoso mencari nafkah melalui tanaman tembakau, maka tidak ada alasan bagi Pemkab Bondowoso untuk memperjuangkan nasibnya,” kata Ra Hamid pada wartawan.

Bupati berharap, pembatasan kadar nikotin, tidak berdampak negative pada buruh tani dan petani tembakau sebelum Pemkab Bondowoso mengeluarkan regulasinya. Melalui regulasi tersebut, Pemkab pasti akan melindunya.

Ditempat yang sama, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Bondowoso M Yasid mengatakan, bibit unggul tembakau Bondowoso, Maesan I dan Maesan II kadar nikotin dan tarnya rata-rata 4-6 persen. (Syamsul Arifinj/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button