Jawa Timur

SMAN Tempeh Jadi Vaforit Bagi Peserta Didik Baru, Tapi Sayang Rombel Tak Menyukupi

BeritaNasional.ID Lumajang – SMAN Tempeh kabupaten Lumajang adalah satu satunya sekolah Menengah Atas Negeri yang berada di kecamatan tempeh juga menjadi sekolah vaforit ke tiga di kabupaten Lumajang hingga jelang PPDB tahun ajaran 2022 mencapai 600 an pendaftar peserta didik baru akan tetapi yang bisa masuk ke SMAN Tempeh 324 di karenakan Ruang Rombongan Belajar (RomBel) tak mencukupi.

Salah satu wali murid peserta didik baru Tirto warga desa Tempeh lor menjelaskan bahwa putri ikut dalam penerimaan jalur prestasi yang mana sebelumnya mendaftarkan ke SMAN 2 tidak di terima melihat di medsos Bahwa SMAN Tempeh juga sekolah Favorit akhirnya putrinya mendaftarkannya juga melalui jalur prestasi dan di terima.

“Iya anak saya pertama itu daftar di SMAN 2 Lumajang melalui jalur prestasi tapi gak di terima terus saya lihat di medsos bahwa SMAN Tempeh merupakan sekolah favorit juga maka anak saya mendaftar di sini dan Alhamdulillah daftar di jalur prestasi keterima”. Jelasnya

Salah satu wali murid yang tidak mau di sebutkan namanya juga mangatakan Sekolah SMAN Tempeh merupakan sekolah satu satu sekolah Negeri di kecamatan Tempeh yang banyak di minati peserta didik baru hingga kemarin sa’at pelaksanaan PPDB kurang lebih 600 peserta didik yang mendaftarkan diri akan tetapi yang di terima cuman kurang lebih 300 dikarenakan kurangnya rombel di sekolah SMAN Tempeh.

“Kami sebagai orang tua ya Alhamdulillah anak saya di terima di sekolah SMAN Tempeh ini dan memang sekolah SMAN Tempeh ini merupakan satu satunya sekolah Negeri di kecamatan Tempeh yang banyak sekali peminatnya hingga kemarin waktu PPDB kurang lebih 600 siswa siswi yang daftar, sayang sekali yang di terima hanya  kurang lebih 300 karena kurang nya ruang kelas di sekolah ini, Eman ya”. Paparnya saat di konfirmasi di halaman sekolah

Hasito Kepala sekolah saat di konfirmasi di ruang kerjanya Senin (11/07/2022) membenarkan adanya kurang lebih 600 peserta didik baru yang mendaftarkan dan membenarkan jika peserta yang di terima 324 peserta didik baru di karena Rombelnya (ruang rombongan belajar).

“Iya benar yang mendaftarkan sa’at PPDB  sekitar kurang lebih 600 tapi yang di terima 324 karena kurang nya rombel hanya 9 rombel”. Tegasnya

Masih menurut Hasito sekolah akan membangun ruang kelas tambahan dengan sistem pondok (sistem suka rela), siapa yang mau bantu di persilakan terutama pada alumni.

“Memang di sini mulai dulu hanya 9 rombel untuk kelas baru dan ini kami rencananya mau bangun ruang kelas baru dengan sistem pondok, sistem pondok itu tidak ada pemaksaan siapa saja yang mau bantu Monggo di persilakan, jika mau bantu pasir, bata ya silahkan, jika mau bantu bambu ya Monggo intinya tidak ada nominal yang di wajibkan suka rela, terutama kami meminta ke alumni untuk sedianya membantu, alhamdulillah kemarin ada salah satu alumni nyumbang 50 sak semen”. Ungkapnya lagi

Hasito juga berharap ada perhatian dari pemerintah ada bantuan untuk pembangunan ruang kelas baru di SMAN Tempeh. 

“Kami berharap ada perhatian pemerintah, karena sejak saya menjadi kepala sekolah sini tidak pernah tersentuh bantuan pembangunan ruang baru” (Rhm)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button