Daerah

Kejari Bondowoso Terus Kejar Pelaku Lain Kasus BRI

BeritaNasional.ID, BONDOWOSO JATIM – Setelah menetapkan dua tersangka pelaku kredit fiktif BRI, kini Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) mengajar tersangka lain yang terlibat dalam proses pencairan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kepala Kejari (Kajari), Dzakiyul Fikri, SH, MH mengatakan, tidak mungkin ‘maling’ mencuri hingga milyaran rupiah hanya dilakukan oleh dua orang. Saya yakin ada pihak lain yang terlibat dalam persekongkolan jahat ini.

“Karena untuk mencairkan pinjaman puluhan hingga ratusan juta pada bank yang kredibel, harus melalui proses yang panjang dengan persayaratan administrasi yang bejibun,” kata Dzakiyul, saat konfrensi pers.

Walaupun tidak menyebut nama salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bondowoso yang telah diperiksa terkait kasus BRI, Dzakiyul tidak membantah, ada pihak birokrat yang terlibat didalamnya.

Tim Seksi Pidsus Kejari, lanjutnya, sudah mengantongi nama-nama yang diduga terlibat dalam pembobolan uang BRI hingga sekitar Rp 5M. Namun masih dalam pendalaman agar hasilnya lebih maksimal.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua LKBH Merah Putih, Ahroji, SH mengatakan, ada seseorang yang kaya mendadat di Kecamatan Tapen. Rumahnya besar, punya mobil porche, dan lahan pertaniannya sangat luas.

Namun sayang, aktvis yang juga sebagai Advokat ini tidak menyebut, apakah yang bersangkutan terlibat dalam dugaan pembobolan uang BRI bersama dua orang yang sudah ditangkap Kejari Bondowoso. (Syamsul Arifin/Bernas)

Lihat Selengkapnya

Related Articles

Back to top button