Musrembangcam di Kecamatan Panji Situbondo Dicidrai Dengan Mangkirnya 5 Kades

BeritaNasional.ID – SITUBONDO JATIM, – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, dicidrai oleh 5 kepala desa yang mangkir alias bolos tak mengikuti musrembang, Selasa (25/02/2025).
Padahal, musrembang tersebut langkah awal untuk menyusun rencana pembangunan di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. “Ada 5 kades yang tidak mengikuti musrembang ini. Tapi, hal ini sudah saya sampaikan atau saya laporkan kepada Mas Bupati dan Mas Bupati sudah memerintah Pak Camat untuk memanggil 5 kades yang bolos dalam musrembang tersebut,” kata Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah.
Lebih lanjut, Mbak Ulfi, panggilan akrab Wakil Bupati Situbondo, musrembang berlangsung di Kecamatan Panji, Panarukan, Kendit, dan Bungatan ini, dicidarai oleh 5 kades yang tidak hadir dalam pelaksanaan musrembang. Padahal, musrembang ini bagian dari upaya merealisasikan Situbondo Naik Kelas.
“Musrenbangcam menjadi wadah sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Keputusan-keputusan dalam musrembang tersebut sangat penting untuk menentukan perencanaan pembangunan yang benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan yang direncanakan tidak hanya berbasis data, tetapi juga mencerminkan aspirasi masyarakat,” kata Mbak Ulfi.
Musrenbangcam ini, kata Mbak Ulfi, juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturrahmi pasca Pilkada 2024 lalu. “Saya mengajak kepada semua elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk terus bekerja secara profesional. Saatnya kita harus bergandeng tangan dan bersama-sama dan terus mendukung Situbondo Naik Kelas. Tapi, sayangnya ada 5 kepala desa pada musrembang di Kecamatan Panji ini justru bolos,” kata Mbak Ulfi.
Tak hanya itu yang disampaikan Wabup Situbondo ini, namun Mbak Ulfi juga menegaskan bahwa kehadiran kades dalam musrenbang ini sangat penting. Sebab, musrembang, merupakan forum untuk membahas dan menentukan perencanaan pembangunan di tingkat desa dan kecamatan hingga tingkat kabupaten. “Partisipasi dan komitmen dari semua pihak dalam forum musrembang tersebut, termasuk kades merupakan hal yang harus dilaksanakan. Semoga hal ini tidak terjadi lagi pada musrembang yang masih berjalan,” pungkas Mbak Ulfi.
Sekedar informasi, lima Kades yang tidak hadir dalam musrembangcam tersebut, antara lain Kades Tokelan, Sliwung, Juglangan, Kayuputih, dan Tenggir. (*)



